JURNALSUKABUMI.COM – Bagi wisatawan maupun pengendara yang hendak menuju Palabuhanratu melalui jalur alternatif Cikidang, perlu meningkatkan kewaspadaan saat melintasi salah satu titik rawan berupa turunan curam berkelok menyerupai huruf “S”.
Lokasi yang berada di ruas Jalan Cikidang tersebut kerap menjadi perhatian para pengguna jalan karena kondisi medan yang cukup ekstrem. Selain memiliki kemiringan tajam, jalur tersebut juga dipenuhi tikungan yang membutuhkan konsentrasi dan keterampilan berkendara yang baik.
Meski demikian, jalur Cikidang tetap menjadi pilihan favorit masyarakat untuk menuju kawasan wisata Palabuhanratu. Selain dapat menghindari kepadatan kendaraan di jalur utama Cibadak–Palabuhanratu, pengendara juga disuguhi panorama alam berupa perbukitan hijau, hamparan perkebunan, serta udara sejuk khas pegunungan.
Namun di balik keindahannya, jalur tersebut menyimpan risiko yang tidak bisa dianggap remeh. Berdasarkan keterangan warga setempat, kecelakaan lalu lintas masih kerap terjadi, terutama kendaraan dengan muatan berat.
“Jalur ini sering terjadi kecelakaan. Yang paling sering mobil terguling di sini. Biasanya kendaraan tidak kuat menanjak atau membawa muatan berat sehingga kehilangan kendali,” ujar Wawan (31), warga setempat, Minggu (7/6/2026).
Menurut Wawan, lokasi turunan berkelok itu juga pernah menjadi saksi kecelakaan tragis yang melibatkan bus pariwisata pada tahun 2018 silam.
“Iya, di sini pernah ada bus pariwisata yang terjun ke jurang. Penumpangnya banyak yang meninggal dunia,” katanya.
Peristiwa tersebut sempat menjadi perhatian nasional setelah bus pariwisata terjun ke jurang sedalam sekitar 30 meter dan menyebabkan puluhan korban jiwa.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, mengingatkan para wisatawan agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan menuju destinasi wisata di wilayah Kabupaten Sukabumi.
Menurutnya, jalur Cikidang memang menawarkan pemandangan alam yang menarik dan menjadi salah satu akses favorit menuju kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu. Namun pengendara harus memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan.
“Kami mengimbau seluruh wisatawan untuk selalu berhati-hati saat melintasi jalur Cikidang. Pastikan kendaraan dalam kondisi baik, terutama sistem pengereman, serta patuhi rambu-rambu lalu lintas dan batas kecepatan yang telah ditetapkan,” ujar Ali Iskandar.
Ia menambahkan, keselamatan wisatawan merupakan faktor utama dalam mendukung sektor pariwisata Kabupaten Sukabumi.
“Kami ingin wisatawan menikmati keindahan alam Sukabumi dengan aman dan nyaman. Jangan memaksakan perjalanan apabila kondisi kendaraan maupun pengemudi tidak memungkinkan,” tambahnya.
Meski dikenal memiliki medan yang menantang, jalur alternatif Cikidang tetap menjadi salah satu akses favorit menuju Palabuhanratu karena menyuguhkan panorama alam yang memikat. Namun bagi para pengendara, kewaspadaan dan disiplin berkendara tetap menjadi kunci utama agar perjalanan menuju destinasi wisata berlangsung aman hingga tujuan.
Redaktur: Ujang Herlan












