DP3A Sukabumi Dorong Generasi Bebas Diskriminasi Melalui Program Cager

Senin, 1 Juni 2026 - 12:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DJURNALSUKABUMI.COM – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi terus berupaya meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya kesetaraan gender melalui program Cerita Tentang Gender (Cager). Memasuki episode kedua, program ini mengangkat isu kebebasan berekspresi dan pentingnya menghapus stigma berbasis gender dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui program tersebut, DP3A mengajak masyarakat untuk memahami bahwa laki-laki dan perempuan memiliki hak yang sama dalam mengembangkan potensi diri, menyampaikan pendapat, serta mengekspresikan perasaan dan emosinya.

Kepala DP3A Kabupaten Sukabumi, Agus Sanusi, mengatakan bahwa masih terdapat pandangan di masyarakat yang membatasi ekspresi seseorang berdasarkan jenis kelamin. Misalnya, anggapan bahwa laki-laki harus selalu kuat dan tidak boleh menunjukkan kesedihan atau kelemahan.

“Anak-anak perlu diajarkan sejak dini bahwa mereka bebas mengekspresikan diri tanpa dibatasi oleh jenis kelamin. Lingkungan keluarga dan sekolah memiliki peran penting dalam membentuk pemahaman tersebut,” ujar Agus belum lama ini kepada jurnalsukabumi.com.

Menurutnya, kesetaraan gender tidak hanya berbicara mengenai pembagian peran antara laki-laki dan perempuan, tetapi juga tentang pemberian kesempatan yang sama kepada setiap individu untuk berkembang, berpartisipasi, dan memperoleh penghargaan yang setara.

Agus menegaskan bahwa terciptanya lingkungan yang bebas dari diskriminasi harus dimulai dari pendidikan dan pola asuh yang menanamkan nilai-nilai kesetaraan sejak usia dini. Dengan demikian, anak-anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang menghargai perbedaan dan menghormati hak setiap orang.

Melalui program Cager, DP3A Kabupaten Sukabumi berharap dapat mendorong lahirnya generasi yang lebih inklusif, terbuka, dan bebas dari diskriminasi, baik terhadap laki-laki maupun perempuan.

Program ini menjadi salah satu langkah edukatif DP3A dalam mewujudkan masyarakat yang lebih adil, setara, dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat.

Reporter: CR24 | Redaktur: Ujang Herlan 

Berita Terkait

Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda
PLN UP3 Sukabumi Salurkan 6 Sapi dan 1 Kambing Kurban, Ribuan Warga Rasakan Manfaat Idul Adha
Membusuk di Pembaringan Selama 31 Tahun, Keluarga Terharu saat Bupati Sukabumi Datang ke Rumah Ahmad Yani
SMSI Dukung ADI Perjuangkan Kelayakan Gaji Dosen
SPPG Bantargadung Bojonggaling 2 Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah dan Pemotongan Hewan Kurban
Apresiasi Kepedulian Hergun, Insan Pers Sukabumi: Beliau Bukan Sekadar Mitra, Tapi Orangtua
Semangat Berbagi di Iduladha, Kejari Kabupaten Sukabumi Kurbankan 2 Sapi
Wujud Kepedulian, SPPG se-Kecamatan Cibadak Kembali Bedah Dua Rumah Lansia di Desa Neglasari

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 12:57 WIB

Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:53 WIB

PLN UP3 Sukabumi Salurkan 6 Sapi dan 1 Kambing Kurban, Ribuan Warga Rasakan Manfaat Idul Adha

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:22 WIB

Membusuk di Pembaringan Selama 31 Tahun, Keluarga Terharu saat Bupati Sukabumi Datang ke Rumah Ahmad Yani

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:49 WIB

SMSI Dukung ADI Perjuangkan Kelayakan Gaji Dosen

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:33 WIB

SPPG Bantargadung Bojonggaling 2 Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah dan Pemotongan Hewan Kurban

Berita Terbaru