JURNALSUKABUMI.COM – Upaya pemberantasan peredaran rokok ilegal di Kota Sukabumi terus diperkuat. Satpol PP dan Damkar Kota Sukabumi menggandeng Bea Cukai Bogor untuk meningkatkan kemampuan personel melalui sosialisasi dan pelatihan identifikasi Barang Kena Cukai Hasil Tembakau (BKCHT) ilegal.
Kegiatan yang digelar di salah satu hotel di kawasan Jalan Bhayangkara itu difokuskan pada penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) aparat penegak Perda agar lebih siap menghadapi praktik peredaran rokok tanpa cukai yang dinilai masih menjadi ancaman bagi penerimaan negara dan stabilitas pasar.
Dalam pelatihan tersebut, anggota Satpol PP dibekali pemahaman mengenai berbagai bentuk pelanggaran cukai, mulai dari penggunaan pita cukai palsu, pita cukai yang tidak sesuai peruntukan, hingga peredaran rokok polos tanpa pita cukai resmi.
Kepala Bidang Penegakan Perda Satpol PP dan Damkar Kota Sukabumi, Yogi Darmawan, mengatakan pelatihan dilakukan secara bertahap agar seluruh personel memiliki kemampuan yang merata dalam mendukung pengawasan di lapangan.
“Peserta sosialisasi setiap tahun berbeda. Tujuannya agar seluruh anggota memiliki pengetahuan yang sama sehingga dapat dilibatkan dalam upaya pemberantasan barang kena cukai ilegal,” ujarnya kepada wartawan.
Selain materi regulasi, peserta juga mendapatkan pembekalan terkait teknik pengumpulan informasi di lapangan. Data dan laporan yang dihimpun nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan langkah pengawasan maupun penindakan sesuai prosedur yang berlaku.
Menurut Yogi, pada tahun sebelumnya puluhan anggota telah diterjunkan setelah mengikuti pelatihan serupa. Tahun ini, jumlah personel yang dibekali kompetensi kembali ditambah guna memperluas jangkauan pengawasan di berbagai titik rawan peredaran rokok ilegal.
“Anggota yang sudah dilatih akan ditempatkan di lokasi-lokasi yang terindikasi berdasarkan laporan masyarakat. Ini bagian dari strategi awal sebelum operasi penindakan dilakukan,” katanya.
Meski demikian, hingga pertengahan 2026, Satpol PP Kota Sukabumi mengaku belum menggelar operasi gabungan khusus penindakan rokok ilegal. Fokus utama saat ini masih diarahkan pada penguatan SDM dan pemetaan wilayah yang diduga menjadi jalur distribusi barang ilegal tersebut.
Langkah ini diharapkan mampu memperkuat pengawasan sekaligus menekan peredaran rokok ilegal yang berpotensi merugikan negara dan menciptakan persaingan usaha tidak sehat di masyarakat. pungkasnya.
Reporter: Rizqi Taufiq | Redaktur: Ujang Herlan












