Anggaran Rp12,6 Miliar Jembatan Cibeureum Disorot, DPRD Kota Sukabumi Minta Dibahas Ulang

Minggu, 19 April 2026 - 18:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pernyataan Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, terkait rencana penundaan pembangunan Jembatan Cibeureum menuai sorotan dari DPRD Kota Sukabumi. Penundaan tersebut dinilai belum melalui pembahasan resmi bersama legislatif.

Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Sukabumi, Agus Samsul, menilai pernyataan tersebut terkesan terburu-buru karena disampaikan di ruang publik sebelum dibahas dalam mekanisme formal.

“Jadinya Pak Wali Kota memutuskan yang belum diputuskan. Karena menyangkut anggaran, itu seharusnya diputuskan bersama legislatif. Jangan dulu menyampaikan akan menunda sebelum dibahas,” ujar Agus, Minggu (19/4).

Ia menjelaskan, anggaran pembangunan jembatan senilai Rp12,6 miliar telah masuk dalam APBD 2026 dan merupakan hasil kesepakatan antara eksekutif dan legislatif. Hingga saat ini, kata dia, belum ada pembahasan di Badan Anggaran (Banggar) DPRD terkait rencana penundaan maupun pengalihan anggaran tersebut.

Meski mengkritik dari sisi prosedur, Agus mengaku secara pribadi tidak menolak jika proyek tersebut ditunda. Ia bahkan sejak awal mempertanyakan urgensi pembangunan Jembatan Cibeureum.

“Secara pribadi saya menyambut baik jika ditunda, karena urgensinya belum terlalu penting. Akses masih bisa disiasati tanpa harus membangun jembatan,” katanya.

Agus juga mendorong agar anggaran tersebut dapat dialihkan ke program yang lebih menyentuh kebutuhan masyarakat, seperti perbaikan jalan lingkungan atau Program Pemberdayaan Rukun Warga (P2RW). Namun, ia menegaskan bahwa pengalihan anggaran harus didasarkan pada kajian yang jelas serta dibahas bersama DPRD.

“Kalau memang mau dialihkan, kita perlu tahu alasan-alasannya. Harus dibahas bersama DPRD supaya jelas dan sesuai prosedur,” pungkasnya.

Reporter: Rizqi Taufiq | Redaktur: Ujang Herlan 

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Pickup Bermuatan Kelapa Terguling dan Berbalik Arah di Tanjakan Buniwagi Palabuhanratu
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap
Mengaku Bernama Yayan Asal Citepus, Kakek Ini Masih Dirawat di Griya Lansia Nagrak

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:39 WIB

Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:38 WIB

Pickup Bermuatan Kelapa Terguling dan Berbalik Arah di Tanjakan Buniwagi Palabuhanratu

Berita Terbaru