Guncang Sukabumi Dini Hari, Gempa M 4,1 Terasa Kuat di Nyalindung

Minggu, 15 Maret 2026 - 01:34 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Masyarakat Kabupaten Sukabumi dikejutkan dengan guncangan gempa bumi tektonik pada Minggu (15/03/2026) dini hari. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa tersebut berkekuatan Magnitudo 4,1.

Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang, Dr. Hartanto, ST, MM, mengungkapkan bahwa gempa terjadi tepat pukul 00:36:13 WIB. Episenter gempa terletak pada koordinat 6.97 LS dan 106.98 BT.

“Tepatnya berlokasi di darat pada jarak 8 km Tenggara Kota Sukabumi, Jawa Barat, dengan kedalaman 5 km,” kata Hartanto dalam keterangan resminya.

Penyebab Gempa

Ditinjau dari lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal. Hal ini dipicu oleh adanya aktivitas sesar aktif di wilayah tersebut.

Wilayah yang Merasakan

Guncangan paling kuat dirasakan di wilayah Nyalindung dengan Skala Intensitas IV MMI. Di wilayah ini, getaran dirasakan orang banyak di dalam rumah, gerabah pecah, hingga jendela dan pintu yang berderik.

Selain Nyalindung, guncangan Skala III-IV MMI juga dirasakan di wilayah Kabandungan, Tugubandung, Cipeuteuy, Cihamerang, Mekarjaya, hingga Cianaga. Sementara untuk wilayah Palabuhanratu, Bogor, dan Cianjur Kota, getaran dirasakan dengan skala II-III MMI.

Belum Ada Laporan Kerusakan

Meski getaran dirasakan cukup nyata seperti truk yang melintas, hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan dampak dari gempa bumi tersebut.

“Hingga pukul 01:15 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock),” tambah Hartanto.

Pihak BMKG mengimbau warga Sukabumi dan sekitarnya agar tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak benar. Informasi resmi hanya bersumber dari kanal komunikasi terverifikasi milik BMKG atau melalui aplikasi InfoBMKG.

Reporter: Budiyanto | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

BGN Hentikan Operasional 58 SPPG di Sukabumi, Ini Penyebabnya!
Hergun Percepat Program Strategis Pertanahan di Sukabumi, Apa Saja?
Kejati Jabar Tahan Sekretaris DPRD Indramayu Terkait Korupsi Tunjangan Senilai Rp18,7 Miliar
Bupati Asep Japar Titip Pesan untuk Pemuda Sukabumi: Jaga Persatuan, Bangun Daerah
Viral Adu Jotos di Padepokan Ciracap, Dua Orang Kini Berstatus Tersangka
Tragis! Ayah dan Anak Terseret Ombak di Pantai Istiqomah Sukabumi Sang Ayah Tewas
Tantan Sulton Tekankan Profesionalisme Wartawan, PWI Sukabumi Diminta Perkuat Kompetensi!
SMSI-RRI Bersatu Lawan Hoaks, Perkuat Kompetensi dan Informasi Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:47 WIB

Hergun Percepat Program Strategis Pertanahan di Sukabumi, Apa Saja?

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Kejati Jabar Tahan Sekretaris DPRD Indramayu Terkait Korupsi Tunjangan Senilai Rp18,7 Miliar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Bupati Asep Japar Titip Pesan untuk Pemuda Sukabumi: Jaga Persatuan, Bangun Daerah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:13 WIB

Viral Adu Jotos di Padepokan Ciracap, Dua Orang Kini Berstatus Tersangka

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:38 WIB

Tragis! Ayah dan Anak Terseret Ombak di Pantai Istiqomah Sukabumi Sang Ayah Tewas

Berita Terbaru