JURNALSUKABUMI.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus membuka ruang bagi berbagai inovasi dalam upaya mengatasi persoalan sampah yang hingga kini masih menjadi tantangan serius di berbagai daerah.
Kepala DLH Kabupaten Sukabumi, Nunung Nurhayati mengatakan, ragam gagasan dan inovasi mengenai persoalan sampah termasuk dari kalangan luar terus diberikan peluang. Akan tetapi, hal itu perlu dikaji secara menyeluruh sebelum diterapkan agar benar-benar memberikan dampak nyata bagi pengelolaan lingkungan di daerah.
Menurut Nunung, permasalahan sampah tidak bisa diselesaikan dengan cara biasa. Dibutuhkan terobosan baru serta kolaborasi dari berbagai pihak, baik komunitas, dunia usaha, maupun masyarakat yang memiliki inovasi dalam pengelolaan limbah.
“Persoalan sampah memang membutuhkan banyak inovasi dan kolaborasi. Kami tentu terbuka terhadap berbagai gagasan baru yang dapat membantu pengelolaan sampah di Kabupaten Sukabumi,” ujarnya, Senin (23/2/3036).
Meski demikian, Nunung menegaskan bahwa setiap program pengolahan sampah harus tetap mengikuti regulasi serta standar pengelolaan lingkungan yang berlaku. Hal tersebut penting agar program yang dijalankan tidak hanya menarik secara konsep, tetapi juga aman dan berkelanjutan bagi lingkungan.
“Kami terbuka terhadap berbagai inovasi dalam pengelolaan sampah. Namun semua program harus melalui kajian dan mengikuti aturan yang berlaku agar implementasinya benar-benar memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat,” tegasnya.
Nunung berharap dengan membuka ruang audiensi ini dapat menjadi langkah awal untuk membangun kerja sama yang konstruktif dalam menghadirkan solusi pengelolaan sampah.
“Terutama dalam pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan di Kabupaten Sukabumi,” tandasnya.
Redaktur: Ujang Herlan












