JURNALSUKABUMI.COM – Ratusan warga, didominasi ibu rumah tangga, menyerbu halaman Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (11/3/2025) siang.
Mereka antusias mendatangi lokasi Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diselenggarakan oleh Polres Sukabumi Kota untuk mendapatkan berbagai komoditas kebutuhan pokok dengan harga di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).
Pantauan di lokasi, antrean warga sudah mulai terlihat sejak pukul 14.00 WIB.
Kegiatan ini ditinjau langsung oleh Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo bersama Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki dan Wakil Wali Kota Bobby Maulana.
Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sentot Kunto Wibowo, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat di tengah tren kenaikan harga pangan selama bulan Ramadan.
“Gerakan pangan murah ini menyediakan 14 jenis komoditas kebutuhan pokok dengan harga di bawah HET. Ada beras SPHP, beras lokal, minyak goreng, gula, hingga daging ayam,” kata Sentot kepada awak media di lokasi kegiatan, Rabu.
Sentot menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan stok dalam jumlah besar guna memastikan seluruh warga yang datang mendapatkan bagian.
“Untuk beras kami siapkan sekitar 5 ton, begitu juga dengan minyak goreng sebanyak 5 ton. Stok ini kami pastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan warga selama kegiatan berlangsung,” jelas dia.
Ia juga menambahkan bahwa aksi serupa akan terus dilakukan secara berkala, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri, melalui kolaborasi dengan dinas terkait di Pemerintah Kota Sukabumi.
Tekan Laju Inflasi
Di tempat yang sama, Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki memberikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan jajaran Polres Sukabumi Kota. Menurutnya, GPM sangat efektif dalam menjaga stabilitas harga dan menekan angka inflasi daerah.
“Kegiatan ini sangat membantu masyarakat sekaligus berkontribusi dalam menstabilkan harga pangan di bulan Ramadan ini,” kata Ayep.
Ayep juga memastikan bahwa pemerintah daerah bersama pihak kepolisian akan terus memantau kondisi lapangan untuk mencegah adanya penimbunan atau lonjakan harga yang tidak wajar.
“Ke depan, kami memiliki agenda bersama Polres untuk melakukan survei langsung ke pasar-pasar tradisional. Tujuannya memastikan harga kebutuhan pokok tetap terkendali hingga Lebaran nanti,” ujar dia.
Adapun beberapa komoditas yang dijual dalam GPM ini meliputi:
- Beras SPHP dan Beras Lokal
- Minyak Kita dan Minyak Goreng Premium
- Gula Pasir dan Tepung Terigu
- Telur Ayam dan Daging Ayam
- Bawang Merah, Bawang Putih, serta berbagai jenis Cabai.
Reporter: Budiyanto | Redaktur: Ujang Herlan












