Soal Lumpur Banjiri Jalan “Ulah” Perumahan di Bantargadung, Apa Tanggapan Camat?

Sabtu, 30 Mei 2020 - 19:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Terkait dengan keluhan pengendara yang melintas di Jalan Nasional, tepatnya di Kampung Pasapen RT 03/06, Desa Bantargadung, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi. Kondisinya dibanjiri lumpur saat hujan ulah dari pembangunan perumahan. Akhirnya Camat Bantar Gadung Ahmad Munawar angkat bicara.

Ahmad Munawar mengatakan, sejauh ini pemerintah setempat yakni Kecamatan Bantargadung sudah berupaya melakukan koordinasi ke Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pusat melalui PU Kabupaten Sukabumi, kemudian dengan pihak perumahaan.

“Kata pihak terkait selepas Bulan Ramadhan. Namun, sampai saat ini ternyata belum ada tindak lanjut lagi, baik dari PU Pusat maupun Kabupaten, serta pihak developer perumahaan,” ungkap Ahmad Munawar saat dikonfirmasi jurnalsukajumi.com, melalui sambungan telepon, Sabtu (30/5/20).

Lanjut Ahmad Munawar, untuk perijinan dari mulai Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup (UKL) dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UPL) serta Analisis Mengenai Dampak Lingkungan atau Amdal sudah pasti ada.

“Sejauh ini hanya dengan masyarakat setempat saja untuk mengantisipasi banjir lumpur tersebu, hal yang kecil -kecilnya saja. Tapi itukan memang parah.”ujarnya.

Air disertai lumpur yang tumpah ke jalan Nasional tersebut sambung Ahmad Munawar, bukan hanya bersumber dari proyek pembangunan perumahan saja.

“Jadi air yang dari atas juga turun kebawah menyatu dengan air dan tanah dari proyek perumahaan, ditambah lagi drainase yabg tersumbat. Jadi, air yang bercampur lumpur tumpah ke jalan.” pungkasnya.

Sementara itu, pihak redaksi jurnalsukabumi.com terus berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak pengembang perumahan tersebut, hingga berita ini diterbitkan belum ada tanggapan.

Dikabarkan sebelumnya, Jalan utama menuju Pelabuhanratu, tepatnya di Kampung Pasapen RT 03/06, Desa Bantargadung, Kecamatan Bantargadung, dibanjiri lumpur. Sejumlah pengendara mengeluhkan kondisi jalan tersebut.

Reporter : Ruslan AG || Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Berita Terbaru