Bakal Dibuat RTH, Ketua DPRD Kompak Dorong Gotong Royong di Sagaranten

Senin, 2 Februari 2026 - 09:49 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Semangat kebersamaan dan gotong royong terlihat kuat di Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, saat puluhan warga dari berbagai unsur turun langsung membersihkan lahan yang akan dijadikan Ruang Terbuka Hijau (RTH) atau alun-alun.

Sejak pagi, masyarakat tampak berjibaku membabat ilalang, semak belukar, hingga pepohonan yang menutupi area lahan. Kegiatan ini menjadi langkah awal menyambut rencana pembangunan RTH yang diharapkan menjadi ruang publik baru sekaligus ikon kebanggaan warga Sagaranten.

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah meluangkan waktu untuk terlibat dalam kegiatan gotong royong tersebut.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada bapak dan ibu semua yang sudah memenuhi undangan untuk bergotong royong menyambut pembangunan ruang terbuka hijau atau alun-alun di Kecamatan Sagaranten,” ujar Budi di sela kegiatan, Minggu kemarin (1/2/2026).

Menurutnya, keterlibatan semua unsur masyarakat sejak tahap awal sangat penting agar pembangunan RTH benar-benar dirasakan sebagai milik bersama, bukan hanya milik satu wilayah.

“Kenapa saya ingin melibatkan semua pihak, karena saya ingin kegiatan ini tersosialisasi dengan baik. Nantinya masyarakat akan merasa memiliki dan bangga ketika pembangunan ini sudah terealisasi. Meskipun lokasinya di Desa Sagaranten, alun-alun ini akan menjadi kebanggaan kita semua, bukan hanya warga Sagaranten,” tegasnya.

Budi juga menyebutkan bahwa kegiatan gotong royong ini tidak hanya dilakukan satu hari. Rencananya, pembersihan lahan akan dilanjutkan keesokan hari dengan melibatkan unsur Forkopimcam, seperti Camat, Danramil, dan Kapolsek, yang berkolaborasi bersama masyarakat.

“Insyaallah kegiatan ini akan dilanjutkan. Kami berharap apa yang direncanakan bisa berjalan lancar, diberi kemudahan, dan apa yang telah dilakukan bersama-sama ini menjadi nilai ibadah,” tambahnya.

Menariknya, di sela-sela proses pembersihan lahan, warga sempat dikejutkan dengan ditemukannya seekor ular sanca sepanjang kurang lebih tiga meter yang bersembunyi di semak belukar.

Ular tersebut berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban, sekaligus menjadi pengingat bahwa lahan tersebut memang sudah lama tidak tersentuh.

“Gotong royong ini menjadi bukti kuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mendorong pembangunan ruang publik yang hijau, nyaman, dan bermanfaat bagi generasi mendatang,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!
Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa
DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada
Pemilik Kandang Ayam Ngarak Sepakat Ikuti Keputusan Bersama dan Aturan
DLH Butuh 250 Truk Sampah, Masyarakat Diminta Tak Bergantung pada Pengangkutan
Dua Tahun Kepemimpinan Presiden Prabowo, Hergun: Bukti Kerja Nyata untuk Kesejahteraan Rakyat dan Kemandirian Bangsa
Dua Pekan MBG Terhenti di Nagrak, 1.300 Siswa dari Tujuh Sekolah Terdampak
Tim Terpadu Tegaskan Kandang Ayam di Nagrak Tutup Sementara

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:58 WIB

DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Pemilik Kandang Ayam Ngarak Sepakat Ikuti Keputusan Bersama dan Aturan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:00 WIB

DLH Butuh 250 Truk Sampah, Masyarakat Diminta Tak Bergantung pada Pengangkutan

Berita Terbaru