Longsor Terjang Perumahan Griya Padaasih Cisaat, Dua Rumah Ambruk Usai Hujan Deras

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Hujan deras mengguyur Sukabumi seharian pada Kamis (22/1/2026), dua unit rumah rusak terdampak tanah longsor dan dua unit rumah lainnya terancam.

Bencana hidrometeorologi ini terjadi di Perumahan Griya Padaasih, Kampung Cicohag RT 45 RW 10, Desa Padaasih, Kecamatan Cisaat, Jumat (23/1/2026) dini hari.

Salah seorang pemilik rumah, Eky Roestandi (50), mengungkapkan, bagian belakang rumah yang longsor memang dibangun di sekitar gawir dengan ketinggian sekitar 6 meter. Bagian dasarnya terdapat jalan gang masyarakat menuju sumber air bersih.

“Longsornya sekitar pukul satu, awalnya rumah sebelah bagian belakangnya ambruk, tidak lama kemudian rumah bagian belakang saya juga ambruk,” ungkap Eky kepada awak media ditemui di lokasi bencana Jumat sore.

“Saat kejadian rumah sebelah sedang kosong, sedangkan di rumah saya berlima. Saya sudah terjaga sejak maghrib, istri dan tiga anak termasuk anak saya yang masih balita sedang tertidur,” sambung dia yang baru menghuni rumah selama setahun.

Eky menjelaskan rumah yang tergerus longsor merupakan bagian dapur. Tanah longsor bukan hanya merusak bangunan saja melainkan juga merusak sejumlah peralatan dan perlengkapan dapur .

“Alhamdulillah kalau keluarga semuanya selamat dan tidak ada yang luka. Karena sebelum longsor terjadi, istri dan anak-anak dibangunkan dari tidurnya dan kami semua sudah berada diluar. Hanya saja perlengkapan dapur rusak,” jelas dia.

“Setelah kejadian kami langsung mengungsi di salah satu rumah yang kosong. Sampai saat ini kami masih mengungsi, belum tahu gimana. Karena rumah sudah gak bisa dihuni lagi,” ujar Eky.

Dia mengatakan selain dua unit rumah yang rusak berat bagian belakangnya, juga terdapat dua unit rumah terancam. Tiga unit sudah ada penghuninya sedang satu rumah dalam kondisi kosong.

“Ini semuanya ada empat rumah berderet lokasinya berada di paling ujung dan paling bawah,” kata Eky.

Bencana longsor yang terjadi di Perumahan Griya Padaasih ini sudah dilaporkan dan diketahui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Cisaat.

Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Puskodal) BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, membenarkan sudah mendapatkan laporan terjadi bencana longsor yang mengakibatkan dua rumah rusak dan dua rumah terancam.

“Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cisaat tadi siang sudah ke lokasi untuk assessment dan melaporkan kepada BPBD Kabupaten Sukabumi,” kata Daeng saat dikonfirmasi wartawan.

Reporter: Budiyanto | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan
Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata
Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap
Mengaku Bernama Yayan Asal Citepus, Kakek Ini Masih Dirawat di Griya Lansia Nagrak
Mogok di Tol Bocimi, Vidio Keluhan Penumpang Bus MGI Palabuhanratu-Bogor Tuai Respons Warganet
Geger Penemuan Kerangka Manusia di Hutan Jati Sagaranten, Polisi Selidiki Identitas Korban
Arus Balik Libur, Jalur Sukabumi–Bogor Macet Parah

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 22:33 WIB

Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:44 WIB

Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:18 WIB

Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:23 WIB

Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:17 WIB

Mengaku Bernama Yayan Asal Citepus, Kakek Ini Masih Dirawat di Griya Lansia Nagrak

Berita Terbaru