Ribuan PPPK Paruh Waktu Belum Gajian Sejak Dilantik, Begini Respon Bupati Sukabumi

Kamis, 22 Januari 2026 - 17:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu (PW) di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi hingga saat ini belum mendapatkan gaji sejak dilantik pada November 2025.

Hal tersebut terungkap dalam kegiatan Aksi Penyampaian Aspirasi para guru PPPK PW yang berdialog langsung dengan Bupati Sukabumi Asep Japar di Gedung Olahraga (GOR) Cisaat di Kecamatan Cisaat, Kamis (22/1/2026).

“Sampai saat ini saya belum menerima uang gaji dari awal kita dapat Surat Keputusan (SK),” ungkap salah seorang guru, Nuni Erdianti kepada awak media selesai dialog.

“Kalau SK itu TMT (Terhitung Mulai Tanggal) nya dari awal November 2025 kalau penggajian biasanya mengikuti TMT,” sambung dia.

Ia mengakui hingga saat ini belum menandatangani kontrak sebagai PPPK PW.

Juga belum mengetahui besaran gaji yang akan diterima. Hanya saja dalam beberapa hari ke belakang beredar berkas diduga besaran gaji untuk guru paruh waktu.

Dalam berkas tersebut, info gaji guru paruh waktu yang dilengkapi nama, Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Induk Kepegawaian (NIP) dan besaran gajinya ada yang Rp250.000 dan Rp650.000.

“Makanya kenapa kami ke sini, kami minta hak kami sebagai PPPK paruh waktu, karena memang jauh banget awal dari kami berstatus honorer dengan gaji sebagai PPPK,” aku Nuni.

Bupati Sukabumi, Asep Japar kepada awak media menjelaskan sudah berdialog dengan para guru PPPK Paruh Waktu. Dalam dialog, para guru menyampaikan aspirasi, pertama masalah penghasilan, kedua peningkatan status dari paruh waktu ke penuh waktu.

“Saya lagi memperjuangkan bahkan sudah diperjuangkan untuk membantu para guru-guru ini. Saya lagi memperjuangkan mudah-mudahan para ibu bapak guru Kabupaten Sukabumi sesuai dengan harapan,” jelas Asep.

“Saya terus berjuang, bahkan hari ini lagi dibahas di Bandung. Mudah-mudahan terjawab oleh pusat dan provinsi. Saya kasian para guru,” sambung dia.

Ditambahkan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, dari 8.164 honorer yang dilantik menjadi PPPK Paruh Waktu, di antaranya sebanyak 3.955 berasal dari tenaga pendidik dan kependidikan.

Reporter : Budiyanto | Redaktur: Ujang Herlan 

Berita Terkait

UMMI Edukasi Warga Hegarmulya Cegah Stunting dan Kembangkan UMKM
327 Pejabat Pemkab Sukabumi Dilantik, Bupati Asep Japar Tantang Birokrasi Buktikan Kinerja
Oknum Komite MAN 3 Sukabumi Ditangkap Kasus Sabu, 6 Paket Barang Bukti Diamankan
Viral! Jalan Baru di Jampang Tengah Dikeluhkan, Aspal Disebut Lunak seperti Gulali
Rp8,4 Miliar Hak Buruh Belum Dibayar, PT Wilton dan BBP Didesak Bertanggung Jawab
Dorong Generasi Muda Indonesia-Jepang Peduli Lingkungan, Ini Langkah PT Amerta Indah Otsuka!
US Oknum Kades Tamanjaya Ciemas Positif Narkoba, Polisi Ungkap Barang Bukti Alat Hisap Sabu
Kades di Ciemas Berada di Satresnarkoba, Kapolres: Masih Dalam Penyelidikan

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:58 WIB

UMMI Edukasi Warga Hegarmulya Cegah Stunting dan Kembangkan UMKM

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:07 WIB

327 Pejabat Pemkab Sukabumi Dilantik, Bupati Asep Japar Tantang Birokrasi Buktikan Kinerja

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:01 WIB

Oknum Komite MAN 3 Sukabumi Ditangkap Kasus Sabu, 6 Paket Barang Bukti Diamankan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:40 WIB

Viral! Jalan Baru di Jampang Tengah Dikeluhkan, Aspal Disebut Lunak seperti Gulali

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:20 WIB

Rp8,4 Miliar Hak Buruh Belum Dibayar, PT Wilton dan BBP Didesak Bertanggung Jawab

Berita Terbaru

Pendidikan

UMMI Edukasi Warga Hegarmulya Cegah Stunting dan Kembangkan UMKM

Senin, 10 Agu 2026 - 14:58 WIB