JURNALSUKABUMI.COM – Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri RI) H. Muhammad Tito Karnavian secara daring dari Pendopo Sukabumi, Rabu (24/12/2025).
Rakor yang diikuti oleh para pimpinan pemerintah provinsi serta kabupaten/kota se-Indonesia tersebut membahas evaluasi realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025.
Dalam arahannya, Mendagri RI H. Muhammad Tito Karnavian menyampaikan bahwa evaluasi realisasi APBD merupakan kewajiban setiap pemerintah daerah untuk melaporkan progres pendapatan dan belanja daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
“Target pendapatan diharapkan dapat mencapai 100 persen. Jika bisa lebih dari itu, maka merupakan sebuah prestasi,” ujarnya.
Selain pendapatan, Mendagri juga mendorong agar belanja APBD dapat direalisasikan secara optimal. Menurutnya, belanja daerah yang tinggi akan mendorong perputaran uang di masyarakat serta memperkuat daya beli.
“Belanja pemerintah daerah sangat penting untuk menstimulasi perekonomian, sehingga sektor swasta bisa tumbuh dan berkembang,” ucapnya.
Ia menambahkan, daerah dengan sektor swasta yang hidup akan memiliki perekonomian yang lebih kuat, sehingga berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), terutama yang bersumber dari pajak dan retribusi.
“Sumber utama PAD berasal dari aktivitas swasta,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Mendagri mengingatkan agar capaian kinerja kepala daerah, baik dari sisi pendapatan maupun belanja daerah, dapat terus ditingkatkan.
“Jangan sampai prestasi kepala daerah kalah dibandingkan para penjabat kepala daerah pada tahun 2024 lalu,” tegasnya.
Redaktur: Ujang Herlan












