Tak Terima Didemo, Lapas Warungkiara dan GMKB Saling Lapor Polisi

Sabtu, 13 Desember 2025 - 13:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Situasi memanas terjadi antara Gerakan Masyarakat Kritis Bersatu (GMKB) dan Lapas Kelas IIA Warungkiara, Kabupaten Sukabumi.

Ketegangan ini dipicu rencana aksi demonstrasi yang berujung pada saling lapor ke Polres Sukabumi, dengan tudingan serius mulai dari pemerasan, pencemaran nama baik, hingga dugaan percobaan suap.

Perseteruan bermula ketika Kalapas Warungkiara melaporkan seorang pria berinisial RH, yang dituding meminta uang sebesar Rp50 juta sebagai syarat pembatalan aksi demonstrasi yang direncanakan berlangsung pada 11 Desember 2025. Namun tudingan tersebut langsung dibantah oleh GMKB, yang justru menuding adanya upaya “damai berbayar” dari oknum pegawai Lapas.

Informasi dihimpun, Kuasa hukum Kalapas Warungkiara, Adv. Lilik Adi Gunawan, dari Kasihhati Law Firm, menyatakan laporan terhadap RH telah resmi diajukan ke Polres Sukabumi. Laporan tersebut didasarkan pada Surat Kuasa Khusus tertanggal 11 Desember 2025.
Menurutnya, peristiwa dugaan pemerasan terjadi sehari sebelumnya, 10 Desember 2025, di sebuah kafe di Sukabumi.

“RH diduga meminta Rp50 juta dengan ancaman akan mengerahkan 500 orang massa dan menyebarkan isu negatif jika permintaan tidak dipenuhi,” ujar Adv. Lilik.

Ia menilai tindakan tersebut memenuhi unsur intimidasi dan tekanan psikologis, terlebih aksi unjuk rasa yang diklaim tidak pernah benar-benar terjadi.

Tak hanya itu, kuasa hukum juga mengungkap laporan terpisah terkait dugaan pembelian empat ekor sapi senilai Rp77 juta oleh RH yang disebut belum dilunasi dan merugikan koperasi Lapas. Laporan tersebut telah terdaftar dengan nomor LP/B/672/XII/2025 di Polres Sukabumi.

Di sisi lain, GMKB membantah seluruh tuduhan tersebut. Melalui Presidium Redi Endang Rohimat, GMKB menilai laporan pihak Lapas sebagai bentuk pemutarbalikan fakta. Redi menegaskan bahwa RH bukan pelaku pemerasan, melainkan pemediator dalam pertemuan yang justru diminta oleh pihak Lapas dan difasilitasi oleh Polres Sukabumi.

“Tidak ada pemerasan. Pertemuan itu disaksikan banyak pihak, termasuk perwakilan Lapas, aliansi mahasiswa, intel Polres, GMKB, dan RH sebagai mediator. Semua atas permintaan mediasi dari Lapas,” tegas Redi.

GMKB justru mengungkap dugaan sebaliknya. Menurut Redi, seorang oknum pegawai Lapas berinisial J diduga menawarkan uang Rp10 juta agar aksi demonstrasi dibatalkan. Bahkan, oknum tersebut disebut sempat menanyakan nominal yang dianggap cukup untuk meredam aksi massa.

“Yang menawarkan angka itu justru oknum Lapas. RH tidak pernah meminta uang dan malah menyarankan agar komunikasi dilakukan langsung dengan pengambil keputusan aksi,” jelas Redi.

Atas dasar itu, GMKB menyatakan siap melaporkan balik Kalapas Warungkiara atas dugaan percobaan penyuapan. GMKB juga meminta Kementerian Hukum dan HAM turun tangan menelusuri dugaan persoalan internal di tubuh Lapas Warungkiara.

“Ada masalah serius jika kritik dibalas dengan laporan pidana. Kami menilai sikap Kalapas cenderung anti kritik,” kata Redi.

GMKB memastikan RH tidak terlibat dalam penyebaran isu apa pun terkait dugaan pelanggaran di Lapas, serta menegaskan komitmen untuk menjunjung asas praduga tak bersalah dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Uang Rp34,9 Juta Raib di Parungkuda, Diduga Digasak Pelaku Modus Gembos Ban
Bawa Muatan 9 Ton, Truk Terguling di Tanjakan Baed Warungkiara
Perahu Nelayan Hampir Tenggelam di Perairan Palabuhanratu, Ikan Pepetek Berhamburan
Dugaan Peras Poktan, Pria Ngaku KPK Jabar Terancam 9 Tahun Kurungan 
Dari Surade ke Panggung Asian Games 2026, Siti Dalfa Bawa Jaipong Sukabumi ke Jepang
Babak Baru Kasus Kost Sukabumi, PH Supriyanto Klaim Kantongi Bukti Cukup
Kuasa Hukum Buka Suara soal Penggerebekan Kost di Sukabumi, Bantah Tuduhan Perzinahan
Diduga Peras Kelompok Tani, Pria Ngaku KPK Jabar Ditangkap Polisi

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 18:22 WIB

Uang Rp34,9 Juta Raib di Parungkuda, Diduga Digasak Pelaku Modus Gembos Ban

Rabu, 23 September 2026 - 16:07 WIB

Perahu Nelayan Hampir Tenggelam di Perairan Palabuhanratu, Ikan Pepetek Berhamburan

Rabu, 23 September 2026 - 15:28 WIB

Dugaan Peras Poktan, Pria Ngaku KPK Jabar Terancam 9 Tahun Kurungan 

Senin, 21 September 2026 - 12:48 WIB

Dari Surade ke Panggung Asian Games 2026, Siti Dalfa Bawa Jaipong Sukabumi ke Jepang

Senin, 21 September 2026 - 09:40 WIB

Babak Baru Kasus Kost Sukabumi, PH Supriyanto Klaim Kantongi Bukti Cukup

Berita Terbaru

PERISTIWA

Satu Keluarga Terjun ke Jurang di Ciemas, Ayah Meninggal Dunia

Jumat, 25 Sep 2026 - 15:08 WIB

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam