Penghargaan “Produk AMDK Pelestari Kawasan Sumber Air Pegunungan” Diraih AQUA

Jumat, 28 November 2025 - 13:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – AQUA, pionir Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) di Indonesia, kembali menegaskan komitmennya terhadap keberlanjutan dengan meraih penghargaan “Produk AMDK Pelestari Kawasan Sumber Air Pegunungan” pada ajang Detikcom Awards 2025.

Penghargaan ini diberikan atas dedikasi AQUA dalam menjaga kelestarian kawasan sumber air pegunungan melalui program konservasi yang terintegrasi dan inovasi berkelanjutan.

Sebagai merek yang telah hadir lebih dari 50 tahun, AQUA memandang keberlanjutan bukan sekadar tanggung jawab, tetapi bagian dari komitmen perusahaan yang diwujudkan melalui tiga pilar utama, yaitu Perlindungan Sumber Daya Air, Pengurangan Emisi Karbon, serta Inovasi Kemasan dan Pengelolaan Sampah.

Arif Mujahidin, Corporate Communications Director AQUA, menyampaikan, “Penghargaan ini menguatkan komitmen kami untuk menjaga kelestarian sumber air dan lingkungan melalui program konservasi serta inovasi berkelanjutan. Kami sangat menghargai apresiasi ini karena menegaskan bahwa AQUA adalah satu-satunya perusahaan air mineral yang bersumber dari 19 pegunungan terpilih dan terbukti berkomitmen untuk melakukan konservasi mulai dari daerah tangkapan air pegunungan hingga pabrik dimana kami beroperasi. Selain itu, penghargaan ini menjadi momentum inspiratif tentang tanggung jawab lingkungan dan sosial yang telah kami jalankan sejak 1993 melalui program ‘AQUA Peduli’ dan akan terus kami lakukan demi memastikan keberlanjutan bagi lingkungan, masyarakat, dan bisnis.”

Sumber Air yang Terlindungi

AQUA menggunakan air dari akuifer dalam, bukan dari permukaan atau air tanah dangkal. Akuifer ini terlindungi secara alami oleh lapisan kedap air, sehingga bebas dari kontaminasi aktivitas manusia dan tidak mengganggu penggunaan air masyarakat.

Hal ini berdasarkan hasil studi hidrogeologi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Padjadjaran (UNPAD) yang mengonfirmasi bahwa sumber air AQUA tidak bersinggungan dengan air yang digunakan masyarakat dan setiap penentuan titik sumber air AQUA telah melewati kajian dampak terhadap lingkungan dan masyarakat. Volume penggunaan dan level air dipantau secara transparan serta diaudit oleh instansi pemerintah terkait, baik di tingkat daerah maupun pusat, melalui Badan Geologi dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Perlindungan Sumber Daya Air

AQUA memastikan kelestarian sumber air dan ekosistem sekitarnya melalui program konservasi berbasis Daerah Aliran Sungai (DAS). Hingga saat ini, AQUA telah menanam lebih

dari 2,6 juta pohon, membangun 2.300 sumur resapan dan lebih dari 20.000 rorak, mengembangkan 17 taman keanekaragaman hayati, serta memberikan manfaat WASH (Water Access, Sanitation, and Hygiene) kepada lebih dari 500.000 penerima manfaat. Program konservasi ini dilakukan AQUA di sekitar wilayah operasional yang tersebar di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Subang.

Di Subang, AQUA telah menanam lebih dari 250.000 pohon dan membangun 120 sumur resapan serta 2.800 rorak. Hal ini tidak hanya menjadi salah satu upaya untuk menjaga keseimbangan ekosistem, tetapi juga meningkatkan akses air bersih bagi masyarakat sekitar.
Pengurangan Emisi Karbon.

AQUA berkomitmen menekan emisi CO₂ dalam proses produksi, sejalan dengan target keberlanjutan global untuk memitigasi dampak perubahan iklim serta target pengurangan emisi karbon. Di tahun 2024, AQUA berhasil mengurangi 92.000 ton emisi CO₂ lewat berbagai inisiatif dekarbonisasi seperti penggunaan energi terbarukan, optimalisasi rute distribusi, pilihan moda transportasi ramah lingkungan, inovasi kemasan melalui penggunaan plastik daur ulang. Inisiatif-inisiatif ini dibangun melalui kolaborasi dan inovasi demi mewujudkan bisnis yang berkelanjutan.

Inovasi Kemasan dan Pengelolaan Sampah

Melalui gerakan #BijakBerplastik sejak 2018, AQUA fokus pada pengembangan infrastruktur pengumpulan sampah, edukasi masyarakat, dan inovasi kemasan. Hasilnya 31.500 ton sampah plastik berhasil dikumpulkan dan didaur ulang pada 2024, 25.000 pemulung diberdayakan di seluruh Indonesia, serta terciptanya produk inovatif seperti AQUA Life (100% rPET). (ADV).

Berita Terkait

Musda MUI Sukabumi 2026, Wabup: Momentum Konsolidasi dan Evaluasi Kemaslahatan Umat
Tak Sekadar Naik Tingkat, Atlet Tarung Derajat Sukabumi Digembleng Bidik Porda Jabar
Jembatan Garuda Suci di Cikembar Diresmikan, Ini Pesan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih! 
DLH Sukabumi Ungkap Pola Pengelolaan Sampah yang Benar, Pengangkutan Minimal Seminggu Sekali
DLH Sukabumi Bongkar Dugaan Pengelolaan Sampah Ilegal di Palabuhanratu
Kadiskominfosan: SMSI Sukabumi Raya Diharapkan Jadi Motor Penggerak Media Siber Profesional
Jelang Musda MUI 2026, Diaga Muda Indonesia Sukabumi Raya Serukan Ukhuwah Islamiyah
BPBD Sukabumi Siapkan Mahasiswa IPB Jadi Perpanjangan Tangan Edukasi Kebencanaan di Sekolah

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:28 WIB

Musda MUI Sukabumi 2026, Wabup: Momentum Konsolidasi dan Evaluasi Kemaslahatan Umat

Senin, 20 Juli 2026 - 15:47 WIB

Jembatan Garuda Suci di Cikembar Diresmikan, Ini Pesan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih! 

Senin, 20 Juli 2026 - 12:05 WIB

DLH Sukabumi Ungkap Pola Pengelolaan Sampah yang Benar, Pengangkutan Minimal Seminggu Sekali

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:11 WIB

DLH Sukabumi Bongkar Dugaan Pengelolaan Sampah Ilegal di Palabuhanratu

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:22 WIB

Kadiskominfosan: SMSI Sukabumi Raya Diharapkan Jadi Motor Penggerak Media Siber Profesional

Berita Terbaru