Retakan Tanah 13 Meter di Cibadak, Warga Gotong Royong Perbaiki Darurat

Jumat, 21 November 2025 - 17:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Infrastruktur jalan lingkungan di Kampung Cicadas RT 01/08, Desa Neglasari, Kecamatan Cibadak, mengalami kerusakan signifikan menyusul pergeseran sekira  pukul 21.00 WIB, Kamis (20/11) malam.

Peristiwa ini dipicu oleh intensitas hujan deras yang terus mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi.

Pergeseran tanah tersebut menyebabkan jalan beton bergeser sejauh 20 sentimeter secara horizontal, dengan panjang retakan yang mengular hingga mencapai 13 meter. Kondisi ini secara langsung mengganggu mobilitas harian warga setempat.

Daming, anggota Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cibadak, mengkonfirmasi data kerusakan tersebut.

“Hujan sejak kemarin siang hingga malam tadi, mengakibatkan tanah bergeser hingga 20 sentimeter, panjang retakan ada 13 meter,” ujar Daming, Jumat (21/11/2025).

Meskipun kerusakan infrastruktur cukup parah, ia memastikan bahwa insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa dan tidak ada laporan mengenai warga yang harus mengungsi. Fokus utama kini adalah pemulihan akses.

“Alhamdulillah tidak ada korban dan warga mengungsi, hanya saja retakan memanjang akses warga terganggu,” tutupnya.

Menanggapi gangguan akses tersebut, Babinsa, aparat desa, Ketua RT/RW, dan masyarakat Kampung Cicadas segera mengambil tindakan.

Mereka bahu-membahu melakukan perbaikan sementara di lokasi, menutup retakan menggunakan material seadanya untuk mencegah pelebaran kerusakan sebelum penanganan permanen dilakukan.

Tindakan cepat ini menunjukkan kesiapsiagaan warga dalam menghadapi bencana alam.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Tragis! Laka di Parungkuda Akibatkan Sopir Truk Terjepit 
Tinjau Lokasi Banjir, Bupati Sukabumi Semprot Langsung Area Puskesmas Palabuhanratu
Ruas Loji-Geopark Tertutup Banjir dan Tiang Roboh, Akses Lalu Lintas Terganggu
Debit Sungai Melonjak Jelang Petang, Petugas Sisir Titik Rawan Banjir
Air Sungai Naik Drastis, Sejumlah Kampung di Palabuhanratu Terendam
DLH Sukabumi Beberkan Fakta Lingkungan, Dua Kecamatan Mulai Krisis Air
Nelayan Sukabumi Tercekik BBM, Dinas Perikanan Soroti Solar Subsidi yang Menyusut
BBM Industri Langka, Nelayan Palabuhanratu Sukabumi Menjerit

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 01:27 WIB

Tragis! Laka di Parungkuda Akibatkan Sopir Truk Terjepit 

Senin, 25 Mei 2026 - 10:53 WIB

Tinjau Lokasi Banjir, Bupati Sukabumi Semprot Langsung Area Puskesmas Palabuhanratu

Senin, 25 Mei 2026 - 00:01 WIB

Ruas Loji-Geopark Tertutup Banjir dan Tiang Roboh, Akses Lalu Lintas Terganggu

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:07 WIB

Debit Sungai Melonjak Jelang Petang, Petugas Sisir Titik Rawan Banjir

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:05 WIB

Air Sungai Naik Drastis, Sejumlah Kampung di Palabuhanratu Terendam

Berita Terbaru