JURNALSUKABUMI.COM – Infrastruktur jalan lingkungan di Kampung Cicadas RT 01/08, Desa Neglasari, Kecamatan Cibadak, mengalami kerusakan signifikan menyusul pergeseran sekira pukul 21.00 WIB, Kamis (20/11) malam.
Peristiwa ini dipicu oleh intensitas hujan deras yang terus mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi.
Pergeseran tanah tersebut menyebabkan jalan beton bergeser sejauh 20 sentimeter secara horizontal, dengan panjang retakan yang mengular hingga mencapai 13 meter. Kondisi ini secara langsung mengganggu mobilitas harian warga setempat.
Daming, anggota Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cibadak, mengkonfirmasi data kerusakan tersebut.
“Hujan sejak kemarin siang hingga malam tadi, mengakibatkan tanah bergeser hingga 20 sentimeter, panjang retakan ada 13 meter,” ujar Daming, Jumat (21/11/2025).
Meskipun kerusakan infrastruktur cukup parah, ia memastikan bahwa insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa dan tidak ada laporan mengenai warga yang harus mengungsi. Fokus utama kini adalah pemulihan akses.
“Alhamdulillah tidak ada korban dan warga mengungsi, hanya saja retakan memanjang akses warga terganggu,” tutupnya.
Menanggapi gangguan akses tersebut, Babinsa, aparat desa, Ketua RT/RW, dan masyarakat Kampung Cicadas segera mengambil tindakan.
Mereka bahu-membahu melakukan perbaikan sementara di lokasi, menutup retakan menggunakan material seadanya untuk mencegah pelebaran kerusakan sebelum penanganan permanen dilakukan.
Tindakan cepat ini menunjukkan kesiapsiagaan warga dalam menghadapi bencana alam.
Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan












