Dua Rumah Warga di Citamiang Kota Sukabumi Terdampak Longsor

Kamis, 11 September 2025 - 21:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Hujan lebat yang mengguyur Kota Sukabumi pada Kamis (11/9/2025), mengakibatkan bencana longsor di Kelurahan Citamiang, Kecamatan Citamiang.

Insiden ini terjadi ketika Tembok Penahan Tanah (TPT) jebol dan menimpa dua rumah warga. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Menurut Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, Novian Rahmat, timnya langsung bergerak ke lokasi usai menerima laporan pada pukul 13.20 WIB.

“Tim langsung bergerak cepat melakukan asesmen serta penanganan di lokasi,” jelas
Novian.

Berdasarkan kronologi, longsor dipicu oleh hujan yang turun sejak pukul 11.30 WIB. TPT milik Ibu Ida tiba-tiba longsor dan menimpa rumah Bapak Pupud dan Bapak Gunawan. Novian menjelaskan bahwa material longsoran cukup besar.

“Longsoran memiliki dimensi sekitar 15 meter panjang, 3 meter lebar, dan 5 meter tinggi,” ungkapnya.

Dampak longsor ini menyebabkan kerusakan pada kedua rumah. Rumah Bapak Pupud mengalami kerusakan parah pada bagian dinding tembok yang jebol sepanjang 5 meter dan setinggi 3 meter, serta sejumlah perabot rumah tangga ikut rusak.

Sementara itu, rumah Bapak Gunawan mengalami kebocoran air di ruang tamu dan kamar akibat rembesan dari saluran pembuangan yang tertimbun material longsoran.

BPBD Kota Sukabumi mencatat ada tiga faktor utama penyebab longsor, yaitu curah hujan yang tinggi, kondisi TPT yang sudah retak, dan konstruksi tembok yang kurang kokoh.

Tim BPBD telah mengevakuasi material longsor, mendata korban, berkoordinasi dengan aparat setempat, dan menyalurkan bantuan darurat berupa terpal serta sembako.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap siaga, terutama saat musim hujan dengan intensitas tinggi seperti sekarang.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan
Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata
Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap
Geger Penemuan Kerangka Manusia di Hutan Jati Sagaranten, Polisi Selidiki Identitas Korban
Arus Balik Libur, Jalur Sukabumi–Bogor Macet Parah
Fakta! Laut Sukabumi Lebih Dekat ke Pulau Christmas Australia Ketimbang Banyuwangi 

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:12 WIB

Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak

Kamis, 16 Juli 2026 - 22:33 WIB

Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:44 WIB

Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:23 WIB

Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap

Senin, 13 Juli 2026 - 13:18 WIB

Geger Penemuan Kerangka Manusia di Hutan Jati Sagaranten, Polisi Selidiki Identitas Korban

Berita Terbaru