Viral! Buruh Sukabumi Depresi Usai 3 Minggu Kerja, Bayar Mahal Tapi Di-PHK Kilat

Selasa, 9 September 2025 - 15:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sebuah video viral mengguncang publik Sukabumi. Seorang wanita yang baru bekerja tiga minggu di sebuah pabrik disebut mengalami depresi berat usai di-PHK.

Video berdurasi 47 detik itu diunggah akun Facebook Nana Arizqi dan langsung menyedot perhatian, dengan lebih dari 5,6 ribu like, 1,8 ribu komentar, serta 1,9 ribu kali dibagikan.

Dalam video, suami korban menceritakan bagaimana istrinya rela menjual motor demi bisa bekerja di pabrik tersebut. Bahkan, disebut ada biaya hingga Rp8,5 juta yang dikeluarkan agar istrinya diterima bekerja.

“Bebelaan ngajual ninja hoyong asup ka GSI (Bela-belain jual motor ninja buat masuk ke pabrik GSI),” ucap pria dalam vidio tersebut, Selasa (9/9/2025).

Namun, setelah hanya tiga minggu, kontrak kerja diputus sepihak sehingga menimbulkan tekanan psikologis berat pada sang istri.

“Makaning asupna oge teu ku duit saalit, ku duit 8,5 juta. nembe ge gawe 3 minggu terus dikaluarkeun deui. Nyuhunkeun diviralkeun nya (Masuk juga bukan dengan uang sedikit, tapi dengan uang 8,5 juta. Baru juga kerja 3 minggu, lalu dikeluarkan lagi. Mohon diviralkan ya),” tuturnya.

Pasca pemutusan tersebut, Sang istri terlihat diam dan sesekali mengusap air mata. Pria itu mengatakan sang istri tak bisa diajak ngobrol.

“Dugi ayeuna teu tiasa ditanya ti saprak uih damel (sampai sekarang tidak bisa ditanya sejak pulang kerja),” tandasnya.

Hingga berita ini diterbitkan upaya komfirmasi ke pihak perusahaan sudah dilakukan, namun belum ada jawaban resmi.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Polisi Ringkus Empat Pelaku Kasus Pengeroyokan Maut di Sukaraja, Dua Orang Masih Buron
Atasi Parkir Liar, Halaman Depan RSUD Palabuhanratu Disterilkan Petugas Gabungan
Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa
Mahar Belum Terbayar, Nyawa Sudah Melayang: Tragedi Karyawan Minimarket di Jampangkulon
BK Lakukan Pendalaman Dugaan Pelanggaran Etik Anggota DPRD Kota Sukabumi
Bupati Sukabumi Asep Japar Lepas Jemaah Haji Kloter 13, Titip Doa untuk Kemajuan Kabupaten Sukabumi
KM 72 Ambrol, Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi Berhenti Total Arah Ibu Kota
Momentum Persaja Kabupaten Sukabumi: Tegakkan Keadilan dan Perkuat Solidaritas Adhyaksa

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:38 WIB

Atasi Parkir Liar, Halaman Depan RSUD Palabuhanratu Disterilkan Petugas Gabungan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:55 WIB

Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:39 WIB

Mahar Belum Terbayar, Nyawa Sudah Melayang: Tragedi Karyawan Minimarket di Jampangkulon

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:38 WIB

BK Lakukan Pendalaman Dugaan Pelanggaran Etik Anggota DPRD Kota Sukabumi

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:31 WIB

Bupati Sukabumi Asep Japar Lepas Jemaah Haji Kloter 13, Titip Doa untuk Kemajuan Kabupaten Sukabumi

Berita Terbaru

OPINI

Pesta Babi, Animal Farm, dan Cermin Masa Depan Bangsa

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:55 WIB

OPINI

Pelemahan Rupiah dan Mendesaknya Penetapan RUU Migas

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:57 WIB