Anak Empat Tahun Meninggal Terseret Hanyut di Gorong-gorong Karangtengah

Selasa, 5 Agustus 2025 - 20:02 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Seorang anak berinisial MI (4) warga Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi dikabarkan meninggal akibat hanyut terbawa arus di gorong-gorong selokan.

Peristiwa nahas tersebut terjadi sekira pukul 16. 30 WIB, Selasa (5/7/2025) saat korban MI tengah bermain dekat saluran drainase dan terpeleset hingga masuk ke dalam gorong-gorong.

Kejadian pilu itu dibenarkan Kepala Desa Karangtengah, Agung Pratama Putra. Tidak lama informasi diterima, ia bersama jajaran pemerintah desa langsung bergegas ke lokasi kejadian.

Kepala Desa Karangtengah, Agung Pratama Putra saat di lokasi kejadian, Selasa (5/7/2025).

“Betul, kejadian saat korban bermain lalu terpeleset. Karena memang pada waktu itu saat hujan deras sehingga arus air selokan cukup besar,” ujarnya saat dihubungi jurnalsukabumi.com.

Informasi awalnya, kata Agung, diketahui oleh Solih (54) warga Kampung Kaumkidul RT. 02/02, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak dan langsung melapor ke RT hingga sampai ke pihak desa.

“Tepat laporan diterima kami bersama jajaran desa; Babinsa; Bhabinkamtibmas; serta petugas Lintas Sektoral langsung berkoordinasi dan melakukan evakuasi korban,” jelasnya.

Atas kejadian ini, Agung mengimbau kepada warga untuk tetap waspada terlebih di musim penghujan yang tak menentu akhir-akhir ini.

“Kami atas nama pemerintah desa menyampaikan belasungka sedalam-dalamnya, khususnya kepada keluarga korban. Dan bagi warga diminta tetap waspada dan lebih berhati-hati,” tandansya.

 

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug
Jalur Air Warga Ditutup Urugan, Kekhawatiran Banjir Mengintai Kampung Mariuk SimpenanĀ 
Soal Lahan Parkir Pasar Palabuhanratu Bergolak, Ini Sikap Masing-masing Pihak!
Usai Angin Kencang Terjang Cicurug, Bupati Asep Japar Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang
Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama
30 Persen Saluran Rusak, Petani di Palabuhanratu Hadapi Ancaman Gagal Produksi
Pohon Beringin Puluhan Tahun di SMAN 1 Cicurug Tumbang, 12 Kendaraan Tertimpa

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Jalur Air Warga Ditutup Urugan, Kekhawatiran Banjir Mengintai Kampung Mariuk SimpenanĀ 

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Usai Angin Kencang Terjang Cicurug, Bupati Asep Japar Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama

Berita Terbaru