Ponpes Assalam Sukabumi Siap Ikuti World Muslim Scout Jambore 2025

Senin, 28 Juli 2025 - 10:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pondok Modern Assalam Sukabumi bakal mengikuti kegiatan internasional World Muslim Scout Jambore 2025 yang akan digelar pada tanggal 09 – 14 September 2025 di Bumi Perkemahan Cibubur.

Delegasi santri/santriwati Pondok Modern Assalam Sukabumi akan menjadi bagian dari kontingen Indonesia yang akan bergabung dengan ribuan peserta dari berbagai negara di kegiatan tersebut.

Kegiatan World Muslim Scout Jamboree 2025 merupakan momentum strategis untuk memperkenalkan budaya dan nilai-nilai moderasi Islam di Indonesia kepada dunia internasional. Pondok Modern Assalam Sukabumi siap mengirimkan santri/santriwati terbaiknya untuk menjadi duta perdamaian dan persaudaraan lintas bangsa.

KH. Encep Hadiana, S.Pd.I., M.Si selaku Pimpinan Pondok Modern Assalam Sukabumi

KH. Encep Hadiana, S.Pd.I., M.Si selaku Pimpinan Pondok Modern Assalam Sukabumi menyampaikan bahwa Pondok Modern Assalam Sukabumi siap mendukung, berpartisipasi mengikuti kegiatan World Muslim Scout Jambore 2025, karena ini merupakan kegiatan Jambore Islam pertama se dunia.

“Kami dari Pondok Modern Assalam Sukabumi siap untuk mendukung kegiatan kepramukaan bertaraf internasional tersebut dengan mengirimkan 150 santri dan santriwati dalam kegiatan tersebut. Keikutsertaan Pondok Modern Assalam Sukabumi ini akan lebih menumbuhkan rasa cinta kepada tanah air dan memiliki wawasan berkebangsaan yang luas bagi santri/santriwati, serta juga membawa baik Indonesia sebagai tuan rumah dalam kegiatan tersebut,” ujarnya dalam keterangan yang diterima, Senin (28/7/2025).

Pimpinan Pondok Modern Assalam Sukabumi ini menegaskan bahwa tujuan utama diadakannya kegiatan World Muslim Scout Jamboree 2025 yaitu Menjadikan Sarana untuk mempererat umat, Mendukung Asta Cita Bapak Presiden RI Prabowo Subianto, Bagaimana Pramuka ini bisa Booming dikarenakan Pramuka ini adalah organisasi yang tidak memiliki keterikatan dengan Partai manapun serta kegiatan Pramuka ini adalah kegitan yang sangat terbuka, dan dengan banyaknya Destinasi wisata dan Budaya yang dimiliki Indonesia, dengan Bhineka Tunggal Ika sebagai Prinsip dasar untuk mengikat semua pihak yang ada.

Logo Ponpes Modern Assalam Sukabumi

“Kami ingin memperlihatkan Bangsa Indonesia kepada mancanegara bahwa Indonesia tidak hanya sebatas negara yang mampu, namun memiliki nilai Toleransi yang sangat tinggi dan serta diharapkan dapat memancing Income devisa yang sangat besar agar dapat masuk ke Indonesia,” terangnya.

“Adapun tujuan utama kegiatan tersebut adalah bagian dari rangkaian memperingati 100 Tahun Pesantren Gontor dikarenakan ada keinginan bagaimana Gontor ini menjadi suatu lembaga yang tidak dapat terpisahkan dari lembaga-lembaga lainnya di Indonesia,” sambung KH. Encep.

Dengan semangat ukhuwah dan kebangsaan, Pondok Modern Assalam Sukabumi berkomitmen menjadi pesantren yang tidak hanya unggul dalam pendidikan, tetapi juga menjadi pelopor dalam membangun karakter generasi muda yang moderat, patriotik, dan siap berkontribusi di level nasional maupun internasional.

Tak hanya itu, ia pun. menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam mendukung kebijakan pemerintah serta menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan berkarakter.

“Bahwa sinergi antara lembaga pendidikan Islam dan aparat penegak hukum merupakan langkah strategis dalam memperkuat ketahanan nasional di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks dan dinamis membutuhkan sinergi antara pemerintah, masyarakat, serta berbagai elemen bangsa dalam menjaga persatuan, memperkuat ekonomi, dan membangun sumber daya manusia yang unggul,” jelasnya.

Masih kata dia, “Kami menyambut baik sinergi ini sebagai bagian dari penguatan nilai-nilai kebangsaan, kedisiplinan, serta pembinaan karakter generasi muda. Santri tidak hanya dituntut cerdas dalam ilmu agama, tetapi juga harus memiliki wawasan kebangsaan yang kuat dan cinta tanah air,” tutup KH. Encep.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

244 Pelajar Jawa Barat Terima Beasiswa Gubernur Non-APBD dari Nusa Putra University 
Usai MPLS, SMPN 1 Cidahu Terapkan Ajaran Baru dengan Pondasi Kedisiplinan Penuh 
Sabet 9 Penghargaan, Kontingen Pentas PAI SD Kabupaten Sukabumi Raih Juara Umum III Jawa Barat
BEM Kabinet Nawasena Universitas Nusa Putra Dukung Penuh Build with Gemma AI Hackathon 2026 
Sinergi Dunia Pendidikan dan Media, Jurnalsukabumi.com Terima Mahasiswa PKL dari Nusa Putra University
Nusa Putra University Raih Hibah Penelitian dan Hilirisasi Kemdiktisaintek 2026 Senilai Lebih dari Rp6 Miliar
Edukasi Siswa Baru SMP IT At-Taisiriyah, Kang Uj: Waspadai Modus Judol Berkedok Game!
Tahun Ajaran Baru Jadi Momentum Menabung, Minat Tabungan SiWajar di BPR Sukabumi Meningkat

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:42 WIB

244 Pelajar Jawa Barat Terima Beasiswa Gubernur Non-APBD dari Nusa Putra University 

Senin, 20 Juli 2026 - 12:09 WIB

Usai MPLS, SMPN 1 Cidahu Terapkan Ajaran Baru dengan Pondasi Kedisiplinan Penuh 

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:26 WIB

Sabet 9 Penghargaan, Kontingen Pentas PAI SD Kabupaten Sukabumi Raih Juara Umum III Jawa Barat

Minggu, 19 Juli 2026 - 12:47 WIB

BEM Kabinet Nawasena Universitas Nusa Putra Dukung Penuh Build with Gemma AI Hackathon 2026 

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:46 WIB

Sinergi Dunia Pendidikan dan Media, Jurnalsukabumi.com Terima Mahasiswa PKL dari Nusa Putra University

Berita Terbaru