21 Santriwati Sukabumi Raih Kesempatan Beribadah Sambil Bekerja di Tanah Suci 

Jumat, 25 Juli 2025 - 19:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sebanyak 21 santriwati Pondok Pesantren Dzikir Al Fath Sukabumi akan menorehkan sejarah. Mereka akan segera bertolak ke tanah suci bulan ini untuk sebuah misi mulia bekerja dan mengabdi langsung di Masjidil Haram, Mekah, dan Masjid Nabawi, Madinah.

Ini bukan sekedar pekerjaan, melainkan kesempatan langka untuk beribadah sambil melayani jutaan umat muslim di dua tempat paling suci di dunia.

Pimpinan Ponpes Dzikir Al Fath, KH. Fajar Laksana, menjelaskan bahwa program ini adalah wujud nyata dari pengabdian. Para santriwati, yang telah menyelesaikan studi SLTA dan berusia 21 tahun, akan menjalani job training dan menjadi bagian dari tim pelayanan di masjid-masjid tersebut.

“Mereka bukan di perusahaan, mereka itu bekerja di masjidnya Allah di tanah suci di depan Ka’bah,” ungkap KH. Fajar, Jumat (25/07/2025).

Tugas mereka mencakup berbagai aspek pelayanan, mulai dari menjaga air zamzam, membersihkan area tawaf dan masjid, mengurus Al-Qur’an, membantu administrasi di kantor imam Masjidil Haram, hingga membersihkan area sekitar Raudhah di Masjid Nabawi, menjaga karpet, merapikan mushaf Al-Qur’an, serta membantu jemaah haji dan umrah yang membutuhkan bantuan.

Untuk mendapatkan kesempatan emas ini, para santriwati telah melalui seleksi dan pelatihan yang ketat. Mereka wajib mengikuti pelatihan bahasa Arab dan Inggris selama enam bulan hingga satu tahun, serta memiliki “certificate special worker” yang menunjukkan keahlian khusus.

Pelatihan juga mencakup penggunaan mesin pembersih modern, standar operasional di masjid-masjid tersebut.
Namun, diatas segalanya, akhlak yang baik adalah kunci utama.

“Mereka yang diberangkatkan betul-betul harus orang yang sholeh terlihat dari kebiasaan shalat berjamaah, kebiasaan tadarus Al-Qur’an, hafal Al-Qur’annya sudah bagus bisa 5 juz,” jelasnya.

Tujuan utama para santriwati ini adalah beribadah kepada Allah. Mereka dapat memanfaatkan momen tersebut untuk menunaikan ibadah haji dan umrah sambil bekerja.

Tak hanya itu, mereka juga berkesempatan mengaji dan menghafal Al-Qur’an langsung di depan Ka’bah dan di Masjid Nabawi.

“Pertama yang paling pokok untuk beribadah kepada Allah. Orang kalau tidak ibadah tidak akan ngaji, yang kedua bisa haji dan umrah, yang ketiga bisa ngaji di sana terutama tahfidz Al-Qur’an di depan Ka’bah karena dia kerja di depan Ka’bah,” pungkasnya.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Beasiswa Gubernur Jawa Barat 2026 di Nusa Putra University, Berikut Syaratnya!
Nusa Putra University Hadiri Sarasehan Kebangsaan KSTI, Perkuat Komitmen Dukung Kemandirian Ekonomi Nasional
Universitas Nusa Putra dan PERADI Perkuat Akses Keadilan Lewat Pelatihan Paralegal
Nusa Putra Tembus Ranking Dunia, Masuk Kampus Terbaik Jawa Barat dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026
Nusa Putra Perkuat Keberdampakan Global dan Komitmen Pembangunan Berkelanjutan dalam Kongres Internasional THE GSDC 2026
Bekali Remaja Hadapi Masa Depan, DPPKB Sukabumi Gelar Sosialisasi Kespro
Peduli Gizi Anak Bangsa, Aliansi Masyarakat Bakal Gelar Aksi Damai di Lapang Merdeka Sukabumi
Kenaikan Kelas SDN Tapos Semarak, Pentaskan Lengser hingga Unjuk Kreativitas Siswa

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 12:45 WIB

Beasiswa Gubernur Jawa Barat 2026 di Nusa Putra University, Berikut Syaratnya!

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:06 WIB

Nusa Putra University Hadiri Sarasehan Kebangsaan KSTI, Perkuat Komitmen Dukung Kemandirian Ekonomi Nasional

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:16 WIB

Universitas Nusa Putra dan PERADI Perkuat Akses Keadilan Lewat Pelatihan Paralegal

Kamis, 25 Juni 2026 - 00:29 WIB

Nusa Putra Tembus Ranking Dunia, Masuk Kampus Terbaik Jawa Barat dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 23:46 WIB

Nusa Putra Perkuat Keberdampakan Global dan Komitmen Pembangunan Berkelanjutan dalam Kongres Internasional THE GSDC 2026

Berita Terbaru