Disbudpora Apresiasi Sukses Revalidasi CPUGGp 2025, Bukti Lestarikan Warisan Dunia

Senin, 7 Juli 2025 - 09:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Sukabumi memberikan apresiasi atas suksesnya proses *lRevalidasi Ciletuh Palabuhanratu UNESCO Global Geopark (CPUGGp) tahun 2025.

Penutupan revalidasi yang berlangsung pada Kamis malam (3/7/2025) di Grand Inna Samudera Beach Hotel (GISBH) Palabuhanratu tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi para evaluator UNESCO.

Apresiasi ini disampaikan menyusul pujian dari dua evaluator UNESCO, Mr. Bojan Rezun (Slovenia) dan Mr. Zhang Cheng Gong (Tiongkok), yang menilai revalidasi CPUGGp sebagai salah satu proses terbaik dan paling mengesankan secara emosional.

“Kami bangga dan sangat mengapresiasi kerja keras seluruh pihak, khususnya masyarakat, komunitas budaya, dan tim Badan Pengelola CPUGGp yang telah menunjukkan semangat kolaborasi luar biasa. Ini menjadi cermin keberhasilan menjaga warisan dunia dengan nilai-nilai lokal,” ujar Kadis Disbudpora Kabupaten Sukabumi Yudi Mulyadi, Senin (7/7/2025) .

Disbudpora melihat keberhasilan revalidasi ini bukan hanya dari sisi teknis, tetapi juga sebagai keberhasilan dalam menjaga nilai-nilai budaya yang menjadi fondasi dari kawasan geopark itu sendiri.

“Salah satu kekuatan utama CPUGGp adalah budaya lokal yang tetap lestari. Kunjungan ke kasepuhan adat Sinaresmi menjadi bukti bahwa kearifan lokal masih dijaga dengan penuh penghormatan. Ini selaras dengan misi kami di Disbudpora,” tambahnya.

Kasepuhan adat yang hidup harmonis dengan alam dinilai menjadi teladan hidup berkelanjutan di tengah derasnya modernisasi, sekaligus menjadi simbol kekayaan budaya Kabupaten Sukabumi yang mendukung status geopark global.

Mr. Bojan Rezun dari Slovenia menuturkan bahwa kunjungannya ke kawasan CPUGGp, khususnya ke Kasepuhan Sinaresmi, merupakan pengalaman yang sangat emosional. Ia melihat bagaimana masyarakat hidup berdampingan dengan alam dan secara aktif menjaga kelestarian lingkungan.

“Saya merasa benar-benar menyatu dengan alam ketika berada di desa adat. Ini bukan hanya tentang geologi, tapi tentang bagaimana manusia bisa hidup harmonis dengan bumi,” ucapnya.

Sementara itu, Mr. Zhang Cheng Gong dari Tiongkok menyebut revalidasi ini sebagai salah satu yang paling rapi dan sukses, berkat kerja sama lintas sektor dan persiapan matang dari tim lokal.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Beasiswa Gubernur Jawa Barat 2026 di Nusa Putra University, Berikut Syaratnya!
Ratusan Prajurit Yon Armed 13 Nanggala Berangkat ke Perbatasan, Bupati: Kami Bangga dan Mendoakan
Heri Gunawan: Jangan Atasnamakan Rakyat untuk Kritik Destruktif Program Makan Bergizi Gratis
SMSI dan Mahkamah Agung Bersinergi Cetak Mediator Bersertifikat Nasional
BEM Bersatu Tolak Gerakan Mahasiswa yang Ditunggangi Politik Praktis
Agus Andrianto Dorong Lapas Kembangkan Usaha Mandiri, Tegaskan Jajaran Jangan “Nakal”
Menteri Yandri Susanto ‘Tantang’ Mahasiswa UMMI Bangun Desa Entrepreneur
Ole Romeny Jadi Pahlawan! Indonesia Tundukkan Mozambik 1-0 di FIFA Matchday

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 12:45 WIB

Beasiswa Gubernur Jawa Barat 2026 di Nusa Putra University, Berikut Syaratnya!

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:16 WIB

Ratusan Prajurit Yon Armed 13 Nanggala Berangkat ke Perbatasan, Bupati: Kami Bangga dan Mendoakan

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:20 WIB

Heri Gunawan: Jangan Atasnamakan Rakyat untuk Kritik Destruktif Program Makan Bergizi Gratis

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:33 WIB

SMSI dan Mahkamah Agung Bersinergi Cetak Mediator Bersertifikat Nasional

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:13 WIB

BEM Bersatu Tolak Gerakan Mahasiswa yang Ditunggangi Politik Praktis

Berita Terbaru