Retret Dibubarkan, KDM Ganti Rp 100 juta untuk Bangunan Rusak di Cidahu

Senin, 30 Juni 2025 - 15:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Upaya memulihkan suasana pasca insiden pembubaran kegiatan retret pelajar Kristen di Kampung Tangkil, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, terus bergulir.

Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi, yang akrab disapa KDM, turun langsung ke lokasi untuk menenangkan situasi.

Dalam kunjungannya ke rumah singgah yang kini disebut vila tempat kegiatan retret yang sempat dirusak massa, KDM mengumumkan bantuan sebesar Rp 100 juta untuk proses renovasi bangunan tersebut.

“Kerugian tidak boleh membebani warga. Maka kerusakannya saya ganti, saya siapkan Rp 100 juta untuk memperbaiki. Tapi saya memberikan saran, ke depan agar bangunannya disesuaikan dengan konstruksi lingkungan,” ujar KDM di hadapan wartawan, Senin (30/6/2025).

Langkah ini kata KDM, diambil sebagai respons atas peristiwa Jumat (27/6/2025), ketika sekelompok warga membubarkan kegiatan rohani pelajar Kristen dan merusak bangunan tempat acara.

Aksi tersebut terekam dalam video yang menyebar luas di media sosial, memantik keprihatinan nasional, termasuk dari Menteri HAM Natalius Pigai.

Insiden tersebut menjadi sorotan berbagai pihak, termasuk Forkopimda Kabupaten Sukabumi, yang kemudian memberikan pernyataan resmi di Mapolres Sukabumi pada hari yang sama.

Dedi Mulyadi menekankan bahwa proses hukum sepenuhnya menjadi wewenang aparat penegak hukum. Ia berharap masyarakat tidak terpancing emosi, dan menyerahkan penyelesaian kepada pihak berwenang.

“Kalau ada pelanggaran hukum, biarkan aparat yang bekerja berdasarkan profesionalisme dan alat bukti. Tugas kita sekarang adalah memulihkan kedamaian dan rasa saling menghargai,” tegasnya.

Sebagaimana diketahui, rumah yang menjadi lokasi retret merupakan milik pribadi yang selama ini digunakan untuk kegiatan sosial dan pembinaan mental.

Dalam pertemuan dengan pemilik rumah, Dedi juga sempat berdialog dan menegaskan pentingnya ruang-ruang toleransi di tengah keberagaman Jawa Barat.

“Jawa Barat adalah tanah damai. Kita boleh berbeda, tapi tidak boleh saling melukai. Mari kita pulihkan harmoni ini bersama-sama,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Truk Hino Tabrak 4 Kendaraan di Cibadak, Sempat Mundur dan Hantam Mobil di Belakang
Tersandung Korupsi Rp394 Juta, Kasus Kades Neglasari Masuk Persidangan
Dua Pemotor Wanita Tertabrak Kereta di Benteng Sukabumi hingga Kritis
Menteri Agus Andrianto Apresiasi Kebun Sayur Lapas Warungkiara Jadi Bekal Kemandirian Warga Binaan 
Pemkab Sukabumi Kembali Raih Opini WTP dari BPK RI, Catat Prestasi 12 Kali Berturut-turut
Truk Bermuatan Penuh Bambu Terguling di Tanjakan Baeud Warungkiara
Pedagang Asongan Kritis Setelah Tertabrak Mobil di Exit Tol Parungkuda
Warung Milik Nenek 70 Tahun Dijarah Maling, Aksi Pelaku Terekam CCTV di Cibadak

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:17 WIB

Tersandung Korupsi Rp394 Juta, Kasus Kades Neglasari Masuk Persidangan

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:58 WIB

Dua Pemotor Wanita Tertabrak Kereta di Benteng Sukabumi hingga Kritis

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:57 WIB

Menteri Agus Andrianto Apresiasi Kebun Sayur Lapas Warungkiara Jadi Bekal Kemandirian Warga Binaan 

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:40 WIB

Pemkab Sukabumi Kembali Raih Opini WTP dari BPK RI, Catat Prestasi 12 Kali Berturut-turut

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:45 WIB

Truk Bermuatan Penuh Bambu Terguling di Tanjakan Baeud Warungkiara

Berita Terbaru

PERISTIWA

Dua Warga Nagrak Korban Pembacokan Masih Dirawat di Rumah Sakit

Jumat, 12 Jun 2026 - 11:15 WIB