Dispar Dorong Sinergi Perikanan dan Pariwisata, Hadirkan Pengalaman Wisata Bahari Otentik

Kamis, 19 Juni 2025 - 01:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sukabumi terus melakukan terobosan dalam pengembangan sektor pariwisata berkelanjutan.

Salah satu fokus utama saat ini adalah mengintegrasikan potensi perikanan dengan pariwisata, sebagai strategi memperkuat daya tarik destinasi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dispar Kabupaten Sukabumi, Luki Mufti, mengungkapkan bahwa hubungan antara sektor perikanan dan pariwisata sangat erat dan saling menguntungkan.

“Perikanan bukan hanya soal ketahanan pangan, tetapi juga punya nilai wisata tinggi, terutama dalam konsep wisata bahari berbasis perikanan,” ujar Luki, Kamis (19/6/2025).

Menurutnya, konsep ini mulai diminati oleh wisatawan domestik maupun mancanegara karena menawarkan pengalaman yang otentik dan tak biasa. Dispar saat ini sedang mengembangkan empat jenis wisata utama berbasis perikanan:

Wisata Memancing (Sport Fishing)

Nikmati sensasi memancing di laut lepas yang seru dan menantang, sambil menyaksikan panorama pantai Sukabumi yang menawan.

Wisata Kuliner Hasil Laut

Restoran dan warung lokal menyajikan ikan segar langsung dari laut. Kuliner lezat dengan latar belakang debur ombak jadi daya tarik utama.

Fishing Tour (Pengalaman Melaut)

Wisatawan bisa ikut nelayan melaut, merasakan langsung kehidupan di laut. Aktivitas ini jadi pengalaman berkesan dan edukatif.

Eduwisata Budidaya Ikan

Tambak, keramba jaring apung, dan pusat pembenihan (hatchery) dibuka sebagai sarana edukasi, cocok untuk pelajar, keluarga, bahkan peneliti.

Luki menegaskan bahwa seluruh pengembangan ini dilakukan dengan pendekatan berbasis masyarakat dan berorientasi dampak langsung bagi warga sekitar.

“Ketika wisatawan datang untuk memancing, mencicipi hasil laut, atau menyaksikan tradisi budaya nelayan, mereka ikut berkontribusi dalam menjaga keberlanjutan laut dan menghidupkan ekonomi lokal,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

BPBD Sukabumi Siapkan Mahasiswa IPB Jadi Perpanjangan Tangan Edukasi Kebencanaan di Sekolah
RSUD Sekarwangi Kini Punya Cath Lab, Pasien Serangan Jantung Tak Lagi Harus Dirujuk ke Luar Sukabumi
Grundfos Foundation Bersama Wafaa Indonesia Resmikan Fasilitas Air Bersih dan Air Minum di Sukabumi
Enam PNS Pemkab Sukabumi Kena Sanksi Berat, Lima Dipecat dan Satu Demosi
Rakor Evaluasi MTA, Ade Suryaman: Pembinaan Mental dan Spiritual ASN Harus Menjadi Prioritas
Dinas Perikanan Ungkap Rumpon Jadi Persoalan Baru Nelayan Sukabumi, Perizinan Dinilai Terlalu Rumit
Dua Institusi Bersinergi, Kapolres Sukabumi Kota Sambangi Makodim 0607
Siapa Sangka! Bangunan yang Tampak Kumuh Ini Ternyata Dapur MBG, Warga Mengaku Terkejut

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:42 WIB

BPBD Sukabumi Siapkan Mahasiswa IPB Jadi Perpanjangan Tangan Edukasi Kebencanaan di Sekolah

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:15 WIB

RSUD Sekarwangi Kini Punya Cath Lab, Pasien Serangan Jantung Tak Lagi Harus Dirujuk ke Luar Sukabumi

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:52 WIB

Grundfos Foundation Bersama Wafaa Indonesia Resmikan Fasilitas Air Bersih dan Air Minum di Sukabumi

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:38 WIB

Enam PNS Pemkab Sukabumi Kena Sanksi Berat, Lima Dipecat dan Satu Demosi

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:05 WIB

Rakor Evaluasi MTA, Ade Suryaman: Pembinaan Mental dan Spiritual ASN Harus Menjadi Prioritas

Berita Terbaru