JURNALSUKABUMI.COM – Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi menggelar aksi bersih-bersih di dua lokasi yakni Sungai Cipalabuan dan kawasan pantai Gadobangkong, Palabuhanratu.
Ada sekitar 300 peserta dari berbagai elemen yang mengikuti kegiatan ini, termasuk perangkat daerah, instansi pemerintahan, komunitas peduli lingkungan, hingga perusahaan swasta, yang turut serta dalam aksi yang diawali dengan apel pagi.
Para peserta menyisir 250 meter area pantai Gadobangkong dan 350 meter aliran Sungai Cipalabuan. Sampah plastik yang berserakan dikumpulkan dan diangkut sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukabumi, Prasetyo, melalui Kepala Bidang Kemitraan dan Penataan Hukum Lingkungan, Arli Harliana, menerangkan bahwa peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia bukan sekadar seremonial, tetapi memiliki makna penting dalam meningkatkan kesadaran akan perlindungan lingkungan.
“Momentum ini mendorong tindakan positif demi kelestarian lingkungan hidup,” ujar Arli, Jumat (13/6/2025).
Tahun ini, peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia mengangkat tema “Hentikan Polusi Plastik”, yang disambut DLH Kabupaten Sukabumi dengan aksi bersih-bersih serentak di berbagai wilayah yang rentan terhadap pencemaran plastik.
“Kami ingin menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas pemerintah,” jelasnya.
Aksi bersih-bersih ini melibatkan berbagai pihak, termasuk unsur TNI-Polri, pelajar, komunitas, relawan Tim Patroli Sungai, dan masyarakat sekitar. Arli menilai sinergi ini sebagai bukti bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat diwujudkan bersama.
“Masalah lingkungan bukan lagi sekadar wacana global, tetapi tantangan nyata di sekitar kita,” ungkapnya.
Pihaknya berharap aksi ini tidak hanya dilakukan saat peringatan, tetapi menjadi pemicu perubahan perilaku jangka panjang dalam mengelola dan mencintai lingkungan.
Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan












