Bencana Sukabumi, Bupati Pastikan Penanganan Segera Teratasi Cepat 

Jumat, 7 Maret 2025 - 23:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Bupati Sukabumi, Asep Japar bersama Dandim 0622/ Kabupaten Sukabumi, Letkol Kav Andhi Ardana Valeriandra turun langsung meninjau tiga lokasi terdampak bencana banjir dan longsor, Jumat (07/03/2025).

Bencana terjadi pada Kamis malam (6/3/2025) menyebabkan bencana banjir, tanah longsor, dan jembatan putus di sejumlah titik. Dampak bencana ini cukup parah, menghambat mobilitas warga serta merusak fasilitas umum.

Adapun lokasi pemantauan yakni di Rumah Sakit Palabuhanratu, Perumahan Tamansari, Kecamatan/Kelurahan Palabuhanratu, serta Jembatan Bojongkopo, Kecamatan Simpenan.

Bupati Sukabumi menegaskan bahwa pemerintah daerah akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mempercepat penanganan fasilitas yang rusak akibat bencana. Salah satu fokus utama adalah jembatan penghubung antara Palabuhanratu dan Pajampangan yang terputus akibat derasnya arus sungai.

“Kami sudah melaporkan kondisi jembatan yang putus ini ke Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Harapannya, penanganan bisa dilakukan secepat mungkin karena kami tidak ingin mobilitas masyarakat lumpuh,” ujarnya.

Orang nomor satu di Kabupaten Sukabumi ini menyebutkan bahwa bencana kali ini merupakan yang terdahsyat dibandingkan bencana-bencana sebelumnya di wilayah satu Palabuhanratu. Tingginya curah hujan menyebabkan banjir meluas dan tanah longsor terjadi di beberapa titik rawan.

“Bencana yang terjadi kali ini merupakan yang paling parah dibandingkan sebelumnya. Semoga ini yang terakhir, dan kedepan kita bisa lebih siap dalam menghadapi potensi bencana,” harapnya.

Asjap sapaan karib Asep Japar mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan. Masyarakat di daerah rawan longsor dan banjir diminta untuk segera melaporkan jika ada tanda-tanda potensi bencana agar dapat dilakukan tindakan cepat.

“Tim gabungan dari BPBD, TNI, dan Polri terus melakukan asesmen di lapangan serta membantu mempercepat proses pemulihan infrastruktur yang rusak,” tukasnya.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Tragis! Laka di Parungkuda Akibatkan Sopir Truk Terjepit 
Tinjau Lokasi Banjir, Bupati Sukabumi Semprot Langsung Area Puskesmas Palabuhanratu
Ruas Loji-Geopark Tertutup Banjir dan Tiang Roboh, Akses Lalu Lintas Terganggu
Debit Sungai Melonjak Jelang Petang, Petugas Sisir Titik Rawan Banjir
Air Sungai Naik Drastis, Sejumlah Kampung di Palabuhanratu Terendam
DLH Sukabumi Beberkan Fakta Lingkungan, Dua Kecamatan Mulai Krisis Air
Nelayan Sukabumi Tercekik BBM, Dinas Perikanan Soroti Solar Subsidi yang Menyusut
BBM Industri Langka, Nelayan Palabuhanratu Sukabumi Menjerit

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 01:27 WIB

Tragis! Laka di Parungkuda Akibatkan Sopir Truk Terjepit 

Senin, 25 Mei 2026 - 10:53 WIB

Tinjau Lokasi Banjir, Bupati Sukabumi Semprot Langsung Area Puskesmas Palabuhanratu

Senin, 25 Mei 2026 - 00:01 WIB

Ruas Loji-Geopark Tertutup Banjir dan Tiang Roboh, Akses Lalu Lintas Terganggu

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:07 WIB

Debit Sungai Melonjak Jelang Petang, Petugas Sisir Titik Rawan Banjir

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:05 WIB

Air Sungai Naik Drastis, Sejumlah Kampung di Palabuhanratu Terendam

Berita Terbaru

RAGAM

SMSI Dukung ADI Perjuangkan Kelayakan Gaji Dosen

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:49 WIB