JURNALSUKABUMI.COM – Wanita Berinisial I (30) yang menjadi korban pembakaran hidup-hidup yang terjadi di Komplek Pasar Pelita, Kelurahan Tipar, Kecamatan Citamiang Kota Sukabumi, pada Kamis (14/05/20) kemarin malam akhirnya meninggal dunia.
Sebelum menghembuskan napas terakhir. Perempuan itu sempat bertahan di Rumah Sakit R Syamsudin SH dengan luka bakar yang nyaris disekujur tubuhnya hingga 90 persen.
Kepastian meninggalnya wanita tersebut, atas informasi itu dari Ketua Tim Informasi dan Penanganan Keluhan RSUD R Syamsudin SH, Muhammad Yusuf Ginanjar. Ia menyebut korban meninggal dunia sekitar pukul 09.21 WIB siang ini.
“Korban meninggal dunia sekitar pukul 09.21 WIB, karena luka bakar yang luas,” ujar Yusup kepada Jurnalsukabumi.com, Sabtu (16/05/2020).
Sebelumnya, kata dia korban sempat mendapat penanganan medis intensif, bahkan sebelum meninggal ia sempat sadar dan dalam kondisi bisa berkomunikasi meskipun dengan bahasa isyarat.
“Keluarga korban belum diketahui, nama dan identitas juga tidak ada, Kondisi luka bakarnya mencapai 90 persen, Hingga akhir mayatnya korban masih mister X,” ujarnya.
Ia menambahkan saat dalam perawatan ada tiga poin penanganan yang diberikan kepada korban. Pasalnya, korban mengalami luka bakar cukup serius yang hampir 90% disekujur tubuhnya.
“Luka bakar 90 persen di tubuh kan artinya dari 100 persen hanya tersisa 10 persen alias seluruh tubuh. yang mengkhawatirkan di wajah bisa mengganggu saluran pernafasan. Untuk penanganan pasien luka bakar ada tiga fokus penanganannya,” tadasnya.
Sebelumnya masyarakat yang beraktivitas di Pasar Tipar Kelurahan Tipar Kecamatan Citamiang Kota Sukabumi, dikejutkan dengan temuan seorang perempuan yang kurang lebih berusia 30 tahun dengan luka bakar disekujur tubuhnya. Pada Kamis (14/05/20) sekitar pukul 23.15 WIB.
Video peristiwa kejadian ini pun tersebar viral di media sosial. Dalam video tedengar korban sempat menyebut dibakar oleh perempuan bernama Fina, dan barang-barang miliknya pun dibawa oleh pelaku.
Korban kemudian diselimuti sarung berwana merah oleh warga. Korban juga tak henti-hentinya Beristiqfar dan menyebut nama Allah.
Saat ditemukan, kondisi luka bakar korban cukup parah, terutama dibagian wajah, dada, tangan hingga betis dan kaki.
Akibat peristiwa itu pihak Kepolisian Polres Sukabumi Kota pun tengah melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku polisi sendiri sudah mengantongi identitas korban sekaligus pelaku yang dengan tega membakar korban dengan keadaan hidup itu.
Reporter: Riki Rahardian || Redaktur: FK Robbi












