Liburan Sejuk di Curug Luhur Ciambar, Air Terjun Alami di Kaki Gunung Gede

Kamis, 13 Februari 2025 - 09:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Bingung nikmati libur akhir pekan, kali ini ada salah satu destinasi wisata di Sukabumi utara yang mungkin bisa dijadikan pilihan, namanya Curug luhur.

Curug tersebut merupakan aliran yang berada di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), tepatnya di Kampung Genteng, Desa Ambarjaya, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi.

Curug atau air terjun itu menyuguhkan panorama alam yang indah nan sejuk, bahkan menampilkan pesona kucuran air yang begitu tinggi.

Menariknya, dibalik kucuran air dengan ketinggian 30 meter itu, wisatawan dapat merasakan sensasi duduk dibawah kucuran airnya, karena ada bongkahan batu yang terbentang di bawahnya.

Selain itu, wisatawan dapat menikmati sensasi kolam yang begitu luas. Tidak hanya itu, tempat itu memiliki dasar yang begitu aman yakni pasir sehingga tidak membayangkan untuk berenang.

Curug Luhur ini terbentuk dari Daerah Aliran Sungai Cicatih, yang mengalir dari hulu yang terletak di Gunung Gede dan membentang sampai ke wilayah Kecamatan Ciambar.

Kondisi Curug Luhur masih alami dan terjaga keasliannya. Berada di kaki Gunung Gede Pangrango membuat suasana sejuk nan menyegarkan langsung terasa begitu memasuki Curug Luhur.

Bagi wisatawan yang ingin ketempat tersebut cukup mudah, bila dari pusat kota khususnya dari arah Bogor, dapat melalui alternatif Cicurug, kemudian masuk ke jalan Lewinanggung mengarah ke Kampung Genteng.

Selama perjalanan, anda dapat melihat progres pembangunan tol Bocimi. Sesampainya di titik akses kendaraan roda dua, anda akan di arahkan untuk berjalan kaki memasuki kawasan gunung gede.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata
DPRD Dorong Syukuran Nelayan Ciwaru Jadi Penggerak Ekonomi dan Pelestarian Budaya Pesisir Sukabumi
Lihat Laut dari Dalam, Komunitas PENYU Sukabumi Buka Kelas Try Scuba untuk Pemula
447 Tahun Tak Lekang Zaman, Seren Taun Ciptamulya Masih Bertahan di Tengah Modernisasi
Fakta! Laut Sukabumi Lebih Dekat ke Pulau Christmas Australia Ketimbang Banyuwangi 
Pantai Karang Pamulang Dinilai Kian Kumuh, Wisatawan Asing Batalkan Pesanan Hotel 
Bupati Sebut Seren Taun Kasepuhan Sinar Resmi Benteng Ketahanan Pangan dan Warisan Budaya
Mutiara Indah Palabuhanratu, Kuliner Tepi Pantai dengan Sunset Memukau

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:18 WIB

Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:41 WIB

DPRD Dorong Syukuran Nelayan Ciwaru Jadi Penggerak Ekonomi dan Pelestarian Budaya Pesisir Sukabumi

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:42 WIB

Lihat Laut dari Dalam, Komunitas PENYU Sukabumi Buka Kelas Try Scuba untuk Pemula

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:32 WIB

447 Tahun Tak Lekang Zaman, Seren Taun Ciptamulya Masih Bertahan di Tengah Modernisasi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:13 WIB

Fakta! Laut Sukabumi Lebih Dekat ke Pulau Christmas Australia Ketimbang Banyuwangi 

Berita Terbaru