BNN Dukung Pembukaan Program Rehabilitasi di Lapas Kelas IIB Sukabumi

Senin, 20 Januari 2025 - 16:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Sukabumi memberikan dukungan penuh terhadap pembukaan Program Rehabilitasi Pemasyarakatan di Lapas Kelas IIB Sukabumi. Program ini bertujuan untuk membantu pemulihan kondisi penyalahguna narkotika dan korban penyalahguna agar dapat kembali berfungsi dengan baik dalam masyarakat.

Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Gatot Harisaputro, mengungkapkan bahwa program rehabilitasi ini diharapkan dapat mengurangi kasus penyalahgunaan narkotika di Lapas, serta meningkatkan produktivitas Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Selain itu, program ini juga bertujuan memberikan wawasan kepada WBP untuk selalu menjauhi narkoba dan mempersiapkan mereka untuk kembali ke masyarakat setelah bebas. Ia menekankan bahwa dukungan dari berbagai pihak, termasuk keluarga dan edukasi yang tepat kepada pecandu narkotika, sangat penting untuk mencapai tujuan rehabilitasi tersebut.

“Stigma negatif terhadap pecandu narkotika di masyarakat perlu diminimalisir, sehingga kondisi mantan pecandu dapat pulih sepenuhnya setelah kembali ke keluarga dan masyarakat,” ujar Gatot, Senin (20/01/2025).

Sementara itu, Kepala BNNK Sukabumi, AKBP Dr. Yuhernawa, S.H., M.M., menyatakan pentingnya kerjasama antara berbagai pihak, baik pemerintah, masyarakat, maupun sektor swasta dalam upaya pemberantasan narkoba. Menurutnya, Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional P4GN 2020-2024 (RAN P4GN) dapat menjadi sarana untuk mendorong komitmen semua pihak dalam memerangi narkoba.

Ia juga menekankan bahwa kebijakan BNN yang mencakup pengurangan pasokan dan permintaan narkoba harus dilakukan secara bersama-sama. “Upaya untuk memutuskan rantai distribusi peredaran narkoba dan menghilangkan produksi narkoba tidak akan berjalan efektif tanpa adanya penguatan masyarakat melalui upaya pencegahan dan pemberdayaan, terutama di wilayah-wilayah rawan narkotika,” kata Yuhernawa.

Di sisi lain, program rehabilitasi juga menjadi bagian dari upaya untuk meningkatkan layanan rehabilitasi yang lebih berkualitas, sehingga individu yang sudah terpapar narkoba dapat pulih dan tidak tergoda lagi untuk menggunakannya.

“Dengan adanya program rehabilitasi ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam penanggulangan penyalahgunaan narkotika di Lapas dan membantu pemulihan individu yang terlibat dalam peredaran narkoba untuk kembali hidup normal di masyarakat,” tandansya.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Musda MUI Sukabumi 2026, Wabup: Momentum Konsolidasi dan Evaluasi Kemaslahatan Umat
Tak Sekadar Naik Tingkat, Atlet Tarung Derajat Sukabumi Digembleng Bidik Porda Jabar
Jembatan Garuda Suci di Cikembar Diresmikan, Ini Pesan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih! 
DLH Sukabumi Ungkap Pola Pengelolaan Sampah yang Benar, Pengangkutan Minimal Seminggu Sekali
DLH Sukabumi Bongkar Dugaan Pengelolaan Sampah Ilegal di Palabuhanratu
Kadiskominfosan: SMSI Sukabumi Raya Diharapkan Jadi Motor Penggerak Media Siber Profesional
Jelang Musda MUI 2026, Diaga Muda Indonesia Sukabumi Raya Serukan Ukhuwah Islamiyah
BPBD Sukabumi Siapkan Mahasiswa IPB Jadi Perpanjangan Tangan Edukasi Kebencanaan di Sekolah

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:28 WIB

Musda MUI Sukabumi 2026, Wabup: Momentum Konsolidasi dan Evaluasi Kemaslahatan Umat

Senin, 20 Juli 2026 - 15:47 WIB

Jembatan Garuda Suci di Cikembar Diresmikan, Ini Pesan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih! 

Senin, 20 Juli 2026 - 12:05 WIB

DLH Sukabumi Ungkap Pola Pengelolaan Sampah yang Benar, Pengangkutan Minimal Seminggu Sekali

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:11 WIB

DLH Sukabumi Bongkar Dugaan Pengelolaan Sampah Ilegal di Palabuhanratu

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:22 WIB

Kadiskominfosan: SMSI Sukabumi Raya Diharapkan Jadi Motor Penggerak Media Siber Profesional

Berita Terbaru