JURNALSUKABUMI.COM – Youth Impact Movement (Gerakan Muda Berdampak) bekerja sama dengan Rumah Baca Ibnu Komar sukses menggelar kegiatan Jelajah Diri Camp di Asonta River Camp, Sukabumi, Jawa Barat pada 29-30 Desember 2024.
Acara yang berlangsung selama dua hari satu malam ini bertujuan membantu peserta mendalami potensi diri dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya mengenali diri sendiri.
Acara ini diikuti oleh peserta dari berbagai wilayah, termasuk peserta terjauh yang datang dari Swedia. Dalam program ini, berbagai materi seperti Self-Awareness Exploration, Mindfulness & Stress Management, hingga Counseling disajikan secara interaktif dengan metode refleksi dan pembelajaran langsung.
Pradiftha Al-Qadri, Project Director Jelajah Diri Camp, mengatakan bahwa setiap materi dirancang untuk membantu peserta mengenal diri mereka secara lebih mendalam. “Setiap materi disajikan dengan konsep refleksi dan belajar langsung agar peserta dapat memahami diri mereka sendiri dan masalah yang dihadapi,” tuturnya kepada jurnalsukabumi.com, Minggu (29/12/2024).
Salah satu pembicara utama, Mizani Khairul Sya’ad, yang juga merupakan Founder Youth Impact Movement, menyoroti pentingnya mengenal diri sebagai isu strategis yang akan menjadi perhatian utama dalam 10 tahun ke depan. “Indonesia Emas 2045 akan terwujud apabila generasi sekarang dapat mengenali dan menjelajahi dirinya lebih dalam,” jelas Mizani.
Sementara itu, Idris Iskandar, Founder Rumah Baca Ibnu Komar, menekankan bahwa literasi adalah fokus utama komunitasnya, termasuk literasi diri sebagai bagian dari pengembangan individu. “Literasi diri adalah tentang bagaimana cara kita mengenali diri dan memahami alur kehidupan untuk mencapai kebahagiaan,” ujarnya.
Acara ini menjadi momentum penting dalam mendorong generasi muda untuk lebih sadar akan potensi diri mereka, sekaligus berkontribusi menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045.
Redaktur: Ujang Herlan












