DPRD Pastikan Laporan DAU Kabupaten Sukabumi Clear, Dana Refokusing APBD Rp300 Miliar

Selasa, 12 Mei 2020 - 21:55 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSULABUMI.COM – Mencuatnya kabar penundaan kucuran dana alokasi umum (DAU) dan atau dana bagi hasil (DBH) Pemerintah pusat untuk Kabupaten Sukabumi, DPRD kembali lakukan Rapat Badan Anggaran (Banggar), Selasa (12/05/20).

Berbagai pihak terlibat dalam rapat yang kembali digelar dan dilaksanakan di Kantor Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Sukabumi (DPKUKM) itu.

Langkah tersebut tidak lain sebagai upaya DPRD Kabupaten Sukabumi dalam menjawab kekhwatiran penundaan anggaran pusat bantuan covid-19 ini.

“Semua sudah clear, hasilnya laporan sudah mencapai 35% dan dipastikan tidak akan ada penundaan DAU/DBH,” ujar Ketua DPRD Kabuapten Sukabumi Yudha Sukmagara kepada jurnalsukabumi.com.

Dari hasil klarifikasi Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) beserta Satgas Covid-19 Kabupaten Sukabumi tadi, rencana penundaan anggaran DAU/DBH ini hanya pada keterlambatan pengirimkan laporan saja.

“Tadi kita tegaskan juga, dan jawabannya laporan sudah dilakukan. Rencananya anggaran refokusing ini mencapai Rp 300 milyar,” jelas Yudha.

Tidak sampai disana, Legislator Jajaway itu mengaku pihaknya akan terus mengawal dan meminta laporan dari pos-pos anggaran refokusing ini. Karena, direncanakan anggaran milyaran tersebut bakal digunakan untuk kesehatan, ekonomi dan bantuam sosial.

“Kita juga akan meminta laporan formalnya dari masing-masing pos penggunaan rencana anggaran ini. Intinya, Pemda Sukabumi perlu transfaransi,” pungkasnya.

Reporter: Herwanto II Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Pria Tertemper KA Pangrango di Parungkuda Alami Luka di Kepala
Dulu Susah Air, Kini 60 KK dan Siswa SDN Cikole Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD
Pesan Prabowo di Rakornas TPAKD 2026, Bupati Sukabumi Ikuti Penguatan Akses Keuangan
Hari Santri 2026, Bupati Sukabumi Dorong Santri Kuasai Teknologi Tanpa Kehilangan Tradisi Pesantren
Serangan Lalat dan Bau Tak Kunjung Hilang, Warga Nagrak Desak Tutup Permanen
Banner Klaim Tanah Milik Salim Membentang di Pasar Palabuhanratu, Ahli Waris Muncul Bawa Dokumen Lama
Pria 28 Tahun di Nagrak Ditemukan Gandir, Polisi Temukan Pesan Terakhir
Tim Terpadu Tegaskan Kandang Ayam di Nagrak Tutup Sementara

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Pria Tertemper KA Pangrango di Parungkuda Alami Luka di Kepala

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:25 WIB

Dulu Susah Air, Kini 60 KK dan Siswa SDN Cikole Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Pesan Prabowo di Rakornas TPAKD 2026, Bupati Sukabumi Ikuti Penguatan Akses Keuangan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Hari Santri 2026, Bupati Sukabumi Dorong Santri Kuasai Teknologi Tanpa Kehilangan Tradisi Pesantren

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:50 WIB

Serangan Lalat dan Bau Tak Kunjung Hilang, Warga Nagrak Desak Tutup Permanen

Berita Terbaru