Reformasi Agraria, Hergun Tampung Aspirasi Permasalahan Tanah Warga Sukabumi

Selasa, 3 Desember 2024 - 19:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Anggota Komisi II DPR RI Fraksi Gerindra, Heri Gunawan bersama Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kota Sukabumi menggelar sosialisasi program strategis Kementerian ATR/BPN, di Ballroom Hotel Horison, Selasa (03/12/2024).

Hergun sapaan karib Heri Gunawan mengatakan, tercatat dalam dua bulan terakhir sudah Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sebanyak 1.075 pendaftar. Sosialisasi itu dilakukan agar masyarakat memahami tata cara pengajuan PTSL.

Selain itu, kata Hergun, program ini juga menjadi bagian realisasi visi Presiden RI menuju Indonesia Emas 2045 dengan program Asta Cita.

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi Gerindra, Heri Gunawan menggelar sosialisasi program strategis Kementerian ATR/BPN, Selasa (03/12/2024).

“Tentunya ini program lanjutan dan merupakan salah satu program dari 8 program presiden (Asta Cita) di mana Cita yang kedua terkait masalah kemandirian pangan, kemandirian ekonomi, tentunya ini dapat terbantu dengan bantuan dari reformasi agraria,” ungkapnya.

Politisi gaek dari fraksi Gerindra ini juga menampung beberapa aspirasi terkait keluhan dan permasalahan tanah bekas Hak Guna Usaha (HGU) di wilayah Kabupaten Sukabumi. Sebab itu perlu adanya revisi mengenai aturan pertanahan yang belum diubah sejak tahun 1960.

“Saat ini baru masuk Prolegnas (Program Legislasi Nasional), ketahui bersama pelantikan presiden baru tanggal 20 dan efektif kabinet bekerja baru di awal November sehingga awal Desember baru satu bulan. Harapan saya mungkin di 2025 bisa berjalan lebih baik lagi,” jelasnya.

Masih kata Legislator Senayan tiga periode ini, hingga sekarang ada 52 eks HGU di Kabupaten Sukabumi. Pada kesempatan tersebut, warga asal Ujunggenteng juga menyampaikan terkait permasalah eks HGU dengan luas puluhan hektar.

Menanggapi keluhan tersebut Hergun menyarankan agar warga membuat data kronologi yang nantinya akan dibahas bersama DPRD Kabupaten Sukabumi, dalam penyelesaiannya.

“Pertemuan ini sambil sosialisasi kita juga menjaring aspirasi, dari aspirasi yang disampaikan ada beberapa permasalahan yang muncul dan timbul, tentunya ini jadi kewajiban saya sebagai wakil mereka untuk menyampaikan atau mendorong dan mengawal aspirasi ini agar bisa diselesaikan dengan baik,” tandasnya.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Geger Penemuan Kerangka Manusia di Hutan Jati Sagaranten, Polisi Selidiki Identitas Korban
Arus Balik Libur, Jalur Sukabumi–Bogor Macet Parah
Fakta! Laut Sukabumi Lebih Dekat ke Pulau Christmas Australia Ketimbang Banyuwangi 
Jelang Akhir Libur Panjang, Arus Kendaraan Exit Tol Parungkuda-Sukabumi Padat Merayap
Dua Perusahaan Tambang di Sukabumi Didesak Bertanggung Jawab, Hak Ratusan Pekerja Belum Tuntas
Palabuhanratu Identik Kota Ikan, Kini Nelayan Justru Makin Sulit Mendapat Tangkapan
Perairan Sukabumi Diawasi Ketat Tangkal Migran Gelap hingga Kejahatan Lintas Negara
Pantai Karang Pamulang Dinilai Kian Kumuh, Wisatawan Asing Batalkan Pesanan Hotel 
Tag :

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 13:18 WIB

Geger Penemuan Kerangka Manusia di Hutan Jati Sagaranten, Polisi Selidiki Identitas Korban

Minggu, 12 Juli 2026 - 20:23 WIB

Arus Balik Libur, Jalur Sukabumi–Bogor Macet Parah

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:13 WIB

Fakta! Laut Sukabumi Lebih Dekat ke Pulau Christmas Australia Ketimbang Banyuwangi 

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:02 WIB

Jelang Akhir Libur Panjang, Arus Kendaraan Exit Tol Parungkuda-Sukabumi Padat Merayap

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:41 WIB

Dua Perusahaan Tambang di Sukabumi Didesak Bertanggung Jawab, Hak Ratusan Pekerja Belum Tuntas

Berita Terbaru