JURNALSUKABUMI.COM – Dede Yusuf, seorang mahasiswa asal Kampung Ranca Herang, Desa Buniasih, yang hilang saat memancing di pantai, akhirnya ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa.
Korban yang juga berprofesi sebagai nelayan berusia 28 tahun ini, terjatuh ke laut setelah dihantam ombak besar pada Rabu, 16 Oktober 2024 di dermaga tambang pasir besi PT SBP.
Pada Jumat pagi (18/10/2024), pukul 07.00 WIB, jasad Dede Yusuf ditemukan di pesisir Pantai Rancagempol-Muara Cisokan, Kecamatan Agrabinta, Kabupaten Cianjur. Penemuan ini berawal dari laporan masyarakat nelayan setempat yang melihat sosok korban tergeletak di pinggir pantai.
“Dede Yusuf ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam kondisi tanpa busana. Jenazah segera dievakuasi untuk dilakukan proses identifikasi lebih lanjut dan diserahkan kepada pihak keluarga,” kata Kasatpolairud Polres Sukabumi, AKP Tenda Sukendar.
Peristiwa nahas ini terjadi di bekas dermaga tambang pasir besi PT Sumber Baja Prima (SBP) di Desa Buniasih, Kecamatan Tegalbuleud.
Saat kejadian, Dede Yusuf tengah memancing di dermaga ketika ombak besar menghantam, menyebabkan korban terjatuh ke laut.
“Tim SAR gabungan telah melakukan pencarian intensif selama dua hari sebelum jasad Dede akhirnya ditemukan,” tuturnya.
Dari 3 orang korban laka laut akibat di hantam ombak besar, akhirnya seluruhnya dapat ditemukan dengan kondisi meninggal dunia.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan












