1 Rumah di Simpenan Ambruk Pasca Gempa 4.5 Magnitudo

Rabu, 2 Oktober 2024 - 16:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sebuah rumah janda di Kampung Loji, RT 10/05, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi ambruk pasca gempa bumi berkekuatan 4,5 magnitudo mengguncang wilayah Sukabumi, Rabu (2/10/2024).

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Simpenan, Dandi Sulaeman, mengatakan gempa yang berpusat di 49 km barat daya Kabupaten Sukabumi pada kedalaman 36 km tersebut mengakibatkan bagian samping rumah permanen milik Tintin (64) jebol.

Meski tidak ada korban jiwa atau luka, kerusakan yang terjadi cukup signifikan dengan perkiraan luas kerusakan 4×2 meter.

“Tidak ada korban luka maupun jiwa dalam peristiwa ini, namun rumah Bu Tintin mengalami kerusakan di bagian samping dengan tafsiran kerugian mencapai Rp 10 juta,” ujar Dandi.

Setelah kejadian, P2BK Simpenan bergerak cepat melakukan koordinasi dengan pihak Kecamatan, Satpol PP, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas. Mereka segera melakukan assessment di lokasi kejadian dan mengorganisir kegiatan gotong royong bersama masyarakat untuk membersihkan puing-puing rumah yang rusak.

“Sebagian puing bangunan sudah dibersihkan berkat gotong royong warga sekitar. Kami juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan bantuan dapat segera disalurkan kepada keluarga terdampak,” tambah Dandi.

Untuk sementara, Tintin dan lima anggota keluarganya yang berada dalam satu rumah masih bisa bertahan di rumah yang tersisa, namun membutuhkan bantuan lebih lanjut untuk memperbaiki kerusakan yang terjadi.

“Warga berharap agar bantuan segera datang, baik berupa material bangunan maupun dukungan finansial, agar keluarga Tintin dapat kembali membangun rumah mereka yang rusak,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Berita Terbaru