Dua Srikandi PPP Tampil Nyentrik dengan Pakaian Adat Dayak dan Melayu di Paripurna HJKS

Selasa, 10 September 2024 - 15:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Ada yang berbeda dan mencuri perhatian dalam paripurna istimewa Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-154. Dua anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Dilla Nurdian dan Zakiyah Rahmah Addawiyah, tampil nyentrik dengan mengenakan pakaian adat Dayak dan Melayu, membawa nuansa keberagaman budaya Indonesia ke tengah panggung politik daerah.

Dua Srikandi Politisi PPP ini tampil anggun dengan busana adat Dayak, alasannya memilih pakaian ini untuk memberikan kesan baru di perayaan HJKS tahun ini.

“Saya menggunakan pakaian adat Dayak untuk memberikan kesan yang baru di hari jadi Kabupaten Sukabumi yang ke-154. Kita ingin memberikan makna bahwa Indonesia ini kaya akan ragam adat dan budayanya,” ujar Dilla, anggota DPRD Kabupaten Sukabumi asal Dapil I.

Dilla berharap, keberagaman ini menjadi inspirasi bagi Kabupaten Sukabumi untuk terus maju dan berkembang. “Harapannya, Kabupaten Sukabumi menjadi kabupaten yang jaya, semakin sukses, dan semakin maju,” tambahnya.

Sementara itu, Zakiyah Rahmah Addawiyah, Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi asal Dapil II ini juga tidak mau kalah dengan mengenakan pakaian adat Melayu. Ia menjelaskan bahwa pemilihan busana adat ini adalah upaya untuk menghadirkan sesuatu yang berbeda dari biasanya, di mana sebelumnya kebaya nasional sering menjadi pilihan utama.

“Di hari jadi ini, kita membuat konsep yang berbeda. Biasanya memakai kebaya nasional, tapi hari ini saya mengenakan pakaian adat Melayu. Ini menandakan bahwa Indonesia ini beragam, tetapi tetap satu jua,” ungkap Zakiyah.

Politisi PPP ini juga menaruh harapan besar pada kemajuan perempuan di Kabupaten Sukabumi.

“Sebagai perempuan, saya berharap perempuan di Kabupaten Sukabumi bisa menjadi lebih baik, lebih maju, dan semakin banyak yang berprestasi,” tegasnya.

Dengan semangat yang ditunjukkan oleh kedua anggota DPRD ini dapat menginspirasi lebih banyak warga Sukabumi untuk turut serta dalam membangun daerah, dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai keberagaman yang ada.

“Kita semua berbeda-beda, tapi satu tujuan: membangun Sukabumi yang lebih baik,” tutup Zakiyah.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Mangkir dari Panggilan DPRD, 11 Perusahaan Tower Dinilai Lecehkan Pemkab Sukabumi
Muhasabah Aparatur DPRD Sukabumi, Sekwan Tekankan Integritas dan Tanggung Jawab Kerja
BK Lakukan Pendalaman Dugaan Pelanggaran Etik Anggota DPRD Kota Sukabumi
Ketua DPRD Kota Sukabumi Tegaskan Perda Larangan Miras Tetap Berlaku, Wacana Revisi Ditolak
Dewan Bayu Turun ke Akar Tradisi, Dorong Patanjala Jadi Instrumen Kebijakan Lingkungan
Peringati May Day, M. Reza Taojiri Ajak Buruh dan Pengusaha Perkuat Sinergi
DPRD Sampaikan Rekomendasi LKPJ 2025, Bupati Sukabumi Tekankan Perbaikan Kinerja Pemerintahan
DPRD Minta Pemerataan Infrastruktur di Kota Sukabumi pada RKPD 2027

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:26 WIB

Mangkir dari Panggilan DPRD, 11 Perusahaan Tower Dinilai Lecehkan Pemkab Sukabumi

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:15 WIB

Muhasabah Aparatur DPRD Sukabumi, Sekwan Tekankan Integritas dan Tanggung Jawab Kerja

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:38 WIB

BK Lakukan Pendalaman Dugaan Pelanggaran Etik Anggota DPRD Kota Sukabumi

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:03 WIB

Ketua DPRD Kota Sukabumi Tegaskan Perda Larangan Miras Tetap Berlaku, Wacana Revisi Ditolak

Senin, 4 Mei 2026 - 12:10 WIB

Dewan Bayu Turun ke Akar Tradisi, Dorong Patanjala Jadi Instrumen Kebijakan Lingkungan

Berita Terbaru

RAGAM

DPPKB: Kampung KB Desa Kalibunder Jadi Pusat Perubahan

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:44 WIB