JURNALSUKABUMI.COM – Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi, Mohamad Reza Taojiri, menyampaikan pesan khusus dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day yang jatuh pada hari ini.
Politisi dari Fraksi Golkar ini menekankan pentingnya harmonisasi antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah demi memacu kemajuan ekonomi daerah.
Reza memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh buruh di Kabupaten Sukabumi yang selama ini menjadi roda penggerak utama perekonomian di Bumi Purwa Sembada. Menurutnya, dedikasi para buruh tidak hanya berdampak pada keluarga mereka, tetapi juga menjadi fondasi stabilitas ekonomi nasional, khususnya di wilayah Kabupaten Sukabumi yang memiliki banyak sektor industri.
“Selamat Hari Buruh Internasional untuk seluruh kawan-kawan pekerja. Buruh adalah pilar kekuatan ekonomi kita, sehingga pemenuhan hak serta kesejahteraan mereka harus terus menjadi prioritas bersama,” ujar Reza.
Lebih lanjut, ia berharap momentum May Day tahun ini dapat dijadikan titik balik untuk memperkuat komunikasi antara serikat pekerja dan pihak manajemen perusahaan. Reza menilai bahwa dialog yang sehat adalah kunci dalam menyelesaikan setiap persoalan ketenagakerjaan, mulai dari penyesuaian upah yang adil, menjaga iklim investasi agar tetap kondusif, hingga upaya perlindungan tenaga kerja lokal di tengah persaingan industri.
“Dialog yang sehat adalah kunci dalam menyelesaikan setiap persoalan ketenagakerjaan. Kita harus bersama-sama menjaga agar iklim investasi tetap kondusif sambil tetap memastikan perlindungan bagi tenaga kerja lokal,” tambahnya.
Sebagai bagian dari Komisi II yang membidangi ekonomi dan keuangan, Mohamad Reza Taojiri menegaskan bahwa dirinya bersama rekan-rekan di DPRD Kabupaten Sukabumi akan terus membuka pintu bagi aspirasi para buruh. Ia memastikan fungsi pengawasan legislatif akan berjalan maksimal untuk memastikan setiap perusahaan di Sukabumi menjalankan regulasi ketenagakerjaan dengan benar.
Ia menutup pernyataannya dengan menegaskan komitmen lembaga legislatif dalam mengawal hak-hak pekerja. “Gedung rakyat selalu terbuka untuk mendengar masukan kawan-kawan buruh guna merumuskan solusi yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat luas,” pungkasnya.
Redaktur: Ujang Herlan












