JURNALSUKABUMI.COM – Karnaval Sukabumi Suka Bunga tahun ini menghadirkan berbagai atraksi menarik, namun salah satu yang paling mencuri perhatian adalah mobil hias dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi.
Dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukabumi, Prasetyo, mobil hias ini menampilkan pemandangan catchment area yang menggambarkan pentingnya pengelolaan sumber daya air untuk kelangsungan hidup manusia.
Catchment area, atau wilayah penangkapan air, digambarkan dengan indah melalui aliran air yang mengalir dari pegunungan menuju sungai dan sawah, melambangkan keseimbangan antara konservasi lingkungan dan pemanfaatan air secara bijak.
Di bagian depan mobil hias, tampak air terjun mini yang mengalir di tengah pegunungan, dikelilingi bunga-bunga segar asli Sukabumi, menjadi simbol pariwisata alam yang tak ternilai dan harus dilestarikan.
Prasetyo menjelaskan bahwa tampilan ini tidak hanya sekadar pajangan, tetapi membawa pesan mendalam tentang pentingnya menjaga lingkungan dan memanfaatkan sumber daya alam secara berkelanjutan.
“Mobil hias ini merepresentasikan keindahan dan keberlanjutan catchment area, yang menjadi penopang utama bagi pertanian, kehidupan masyarakat, serta industri di Sukabumi,” ujar Prasetyo.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kehadiran air terjun dan pegunungan pada mobil hias merupakan simbol dari pariwisata alam Sukabumi yang indah dan berpotensi besar. Bunga-bunga segar yang menghiasi mobil bukan hanya sekadar hiasan, tetapi juga melambangkan keanekaragaman hayati yang harus dijaga bersama. Dengan hiasan tersebut, DLH ingin menunjukkan bagaimana keseimbangan antara konservasi dan pengembangan pariwisata berkelanjutan bisa diwujudkan.
Pada bagian lain dari mobil hias, terlihat pula pemukiman perdesaan dan industri yang menggambarkan kawasan agroindustri Sukabumi. Ini menunjukkan bagaimana masyarakat memanfaatkan sumber daya alam dengan bijak untuk menghasilkan produk pertanian bernilai ekonomi tinggi, namun tetap berkelanjutan.
“Catchment area sangat penting, bukan hanya untuk pertanian, tetapi juga untuk memastikan ketersediaan air bersih bagi pemukiman dan industri. Oleh karena itu, kami ingin mengajak semua pihak untuk menjaga area ini dengan sebaik-baiknya,” tegas Prasetyo.
Mobil hias DLH Sukabumi ini mengajak masyarakat untuk lebih peduli dan aktif dalam menjaga lingkungan.
“Melalui Festival Sukabumi Suka Bunga ini, mari kita bersama-sama melanjutkan gaya hidup ramah lingkungan dan berkontribusi dalam menjaga catchment area serta mengembangkan agroindustri dan pariwisata yang berkelas dunia,” tambah Prasetyo.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan












