Dampak Pandemi Covid-19, Perajin Kayu Mebel di Gunungguruh Menjerit

Kamis, 7 Mei 2020 - 00:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSIKABUMI.COM – Sejak pandemi coronavirus atau Covid-29, sebagian besar perajin kayu ( Mebel ) di Kecamatan Gunugguruh, Kabupaten Sukabumi, mengalami penurunan omset yang cukup drastis.

Salah satu pemilik atau perajin kayu di Kampung Gunungguruh, Desa Cibentang, Kecamatan Gunungguruh, Santi Susanti (38) mengaku, sudah menjalami usahanya sejak Tahun 2014. Sebelum adanya pandemi omsetnya perbulan bisa mencapai Rp 50 Juta.

“Namun, setelah adanya corona pesenan menjadi berkurang bahkan bisa dibilang tidak ada. Produksi otamatis kehilangan sekitar 90% karna yang 10% ada beberapa pesanan via per orang.” kata Santi kepada jurnalsukabumi.com, Rabu (6/5/20).

Pandemi ini sambung Santi, dampaknya sangat terasa. Terlebih, di industri kecil semacam ini, dan sampai saat ini tidak ada produksi, karyawan pun dirumahkan.

“Kami tidak punya pekerjaan lagi, karyawan di rumahkan kalau pun kami maksa buat produksi, mau dibuang kemana barangnya toko langganan kami pun sudah lama lockdown dan tidak buka sama sekali.” keluhnya.

Santi mengaku, mengalami penurunan omset hanya dirinya saja. Hal serupa juga di alami rekan-rekannya yang sama bergerak dibidang pengolahan kayu atau mebel.

“Semuanya hampir 100% mengalami hal serupa. Ada pun yang berusaha produksi dan kirim barang pasti banyak kendala.” ujarnya.

Lanjut Santi, contohnya, adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di perbatasan itu juga sangat berpengaruh. Karena, tidak sedikit kendaraan dan barang nya di puter balik.

“Ya, semoga semuanya cepat berlalu dan kembali seperti semula, perekonomian kembali normal dan lancar,” pungkasnya.

Reporter: Ruslan AG
Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

327 Pejabat Pemkab Sukabumi Dilantik, Bupati Asep Japar Tantang Birokrasi Buktikan Kinerja
Perbaikan Jalan Dikebut, Akses Tanjungsari-Bojongtipar Jadi Penggerak Ekonomi Jampang Tengah
Wabup Andreas Sebut Pramuka Jadi Wadah Strategis Membangun Karakter Generasi ‎
Konflik Nelayan Ujunggenteng Mereda, DPRD Sukabumi Dorong 12 Aturan Dipatuhi
Dorong Pemilih Cerdas Pemilu 2029, Heri Gunawan dan KPU Kota Sukabumi Gelar Sosialisasi Pendidikan Politik
Gelar Sosialisasi Pemilih Berkelanjutan di Nyalindung, Heri Gunawan Dorong Masyarakat Jadi Pemilih Cerdas
Sampaikan Pesan Bung Karno, Ono Surono: Bangsa yang Kuat Terlahir dari Ibu Hebat
Gelar Sosialisasi ATR/BPN di Nyalindung, Heri Gunawan Dorong Percepatan PTSL dan Reforma Agraria

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:07 WIB

327 Pejabat Pemkab Sukabumi Dilantik, Bupati Asep Japar Tantang Birokrasi Buktikan Kinerja

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:25 WIB

Perbaikan Jalan Dikebut, Akses Tanjungsari-Bojongtipar Jadi Penggerak Ekonomi Jampang Tengah

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:39 WIB

Wabup Andreas Sebut Pramuka Jadi Wadah Strategis Membangun Karakter Generasi ‎

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:36 WIB

Konflik Nelayan Ujunggenteng Mereda, DPRD Sukabumi Dorong 12 Aturan Dipatuhi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Dorong Pemilih Cerdas Pemilu 2029, Heri Gunawan dan KPU Kota Sukabumi Gelar Sosialisasi Pendidikan Politik

Berita Terbaru

Pendidikan

UMMI Edukasi Warga Hegarmulya Cegah Stunting dan Kembangkan UMKM

Senin, 10 Agu 2026 - 14:58 WIB