Usung Green City, DLH Sukabumi Canangkan Tanam 1 Juta Pohon Langka

Rabu, 31 Juli 2024 - 14:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi meluncurkan program ambisius untuk menanam satu juta pohon langka dalam upaya menjadikan kota hijau yang berkelanjutan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi, Prasetyo, menjelaskan bahwa program ini bukan hanya sekadar upaya penghijauan, tetapi juga langkah konkret untuk melestarikan jenis-jenis pohon yang semakin langka.

“Kami mengusung tema penanaman 1 juta pohon yang dimulai secara simbolis di acara Healthy City Summit (HCS). Kami memilih 10 jenis pohon langka yang ada di Kabupaten Sukabumi untuk ditanam dan dilestarikan,” ujar Prasetyo, Rabu (31/7/2024).

Jenis-jenis pohon yang dipilih termasuk Mandalika (Gloriosa modesta), Campoleh (Pouteria campechiana), Namnam (Cynometra cauliflora), Kadongdong (Spondias dulcis), Bisbula (Diospyros blancoi), Samolo, Gandaria (Bouea macrophylla Griff), Kupa Landak (Plinia cauliflora), Kemang (Mangifera caesia Jack), dan Kupa/Gowok (Syzygium polycephalum). Pohon-pohon ini dipilih karena nilai ekologisnya yang tinggi dan beberapa di antaranya mulai terlupakan oleh generasi muda.

“Harapannya, kita bisa membudidayakan lebih banyak pohon ini dan menyebarkannya ke seluruh wilayah Kabupaten Sukabumi, sesuai dengan karakteristik ekosistem setempat,” tambah Prasetyo.

Prasetyo menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah desa, masyarakat, dan sekolah dalam menjalankan program ini. Di setiap kecamatan dan desa, bibit-bibit pohon akan dikembangkan, termasuk di sekolah-sekolah yang diharapkan bisa menjadi mini hutan yang menarik burung dan satwa lainnya.

“Manusia sangat membutuhkan hewan dan tumbuhan, tetapi hewan dan tumbuhan tidak membutuhkan manusia. Kita harus menjaga lingkungan kita agar anak cucu kita bisa hidup di dunia yang sehat dan berkelanjutan,” jelasnya.

Prasetyo menambahkan bahwa habitat bagi satwa liar, seperti burung, harus dipertahankan dengan cara menanam pohon-pohon yang menjadi sumber makanan mereka.

“Kita siapkan tempat dan makanannya, sehingga burung-burung dan satwa lain bisa datang dengan sendirinya. Ini akan menjadi tanda bahwa ekosistem kita masih sehat,” tutup Prasetyo.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Idul Adha, Heri Gunawan Kurbankan 12 Sapi dan 13 Kambing, Gandeng Tokoh Pers Sukabumi
Refleksi Idul Adha, SMSI Sukabumi Raya: Menjaga ‘Gizi Informasi’ Publik Lewat Semangat Pengorbanan Pers
Persib Juara, Ribuan Bobotoh Tumpah Ruah di Jalanan Palabuhanratu
Tebakan Jitu Skor Kacamata Persib vs Persijap, Hergun Guyur Pemenang dengan Hadiah 
Tegang dan Meriah, Ratusan Warga Palabuhanratu Larut dalam Euforia Persib
Tancap Gas! Persiapan Pelantikan, SMSI Sukabumi Raya Bentuk Panitia
Heri Gunawan Gelar Tebak Skor Big Match Persib vs Persijap, Siapkan Hadiah Jutaan Rupiah
Nagrak Membiru! Warga dan Bupati Kompak Dukung Persib Bandung

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:44 WIB

Idul Adha, Heri Gunawan Kurbankan 12 Sapi dan 13 Kambing, Gandeng Tokoh Pers Sukabumi

Senin, 25 Mei 2026 - 16:51 WIB

Refleksi Idul Adha, SMSI Sukabumi Raya: Menjaga ‘Gizi Informasi’ Publik Lewat Semangat Pengorbanan Pers

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:45 WIB

Persib Juara, Ribuan Bobotoh Tumpah Ruah di Jalanan Palabuhanratu

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:06 WIB

Tebakan Jitu Skor Kacamata Persib vs Persijap, Hergun Guyur Pemenang dengan Hadiah 

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:04 WIB

Tegang dan Meriah, Ratusan Warga Palabuhanratu Larut dalam Euforia Persib

Berita Terbaru