Negatif Narkoba, 30 Penumpang Kapal Terdampar Dipindahkan ke Lapas Warungkiara

Minggu, 30 Juni 2024 - 16:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sebanyak 28 orang Warga Negara Asing (WNA) bersama dua juru mudi atau tekong akhirnya dibawa oleh pihak Imigrasi Kabupaten Sukabumi ke Lapas Warungkiara.

Sebelum dipindahkan, mereka menjalani tes urine di Polres Sukabumi untuk memastikan tidak ada penyalahgunaan narkoba.

Kapolres Sukabumi, AKBP Tony Prasetyo, menyatakan bahwa tes urine dilakukan terhadap seluruh WNA dan WNI yang terdampar di Tegalbuleud.

“Betul, tes urine dilakukan untuk mengetahui jika ada indikasi penyalahgunaan narkoba,” ujar AKBP Tony Prasetyo, Minggu (30/6/2024).

Hasil tes menunjukkan bahwa seluruh 30 penumpang, yang terdiri dari 4 orang dari Thailand, 1 dari India, 1 tekong dari NTB, 1 tekong dari Bugis, dan 23 orang dari Bangladesh, dinyatakan negatif narkoba.

Sementara itu, Kepala Subseksi Penindakan Kantor Imigrasi Sukabumi, Muhammad Teguh Santoso, menjelaskan bahwa seluruh penumpang kapal yang terdampar akan dibawa ke Lapas Warungkiara (Warkir) untuk penempatan sementara sambil menunggu proses pemeriksaan lebih lanjut.

“Rencana akan kami bawa ke lapas Warkir untuk penempatan sementara sambil pemeriksaan,” ucap Teguh Santoso.

Terkait dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO), Teguh menyebutkan bahwa pihak imigrasi belum dapat memastikan hal tersebut.

“Itu juga tidak bisa disampaikan karena masih proses pemeriksaan,” tambahnya.

Proses pemindahan 30 orang tersebut dilakukan dengan pengamanan ketat dan menggunakan kendaraan Dalmas Polres Sukabumi sekitar pukul 14.35 WIB. Pengawalan ketat ini dilakukan untuk memastikan keamanan selama proses pemindahan ke Lapas Warungkiara.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Usai Digruduk Warga, Guru Ngaji di Simpenan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencabulan
Sungai Tak Lagi Jernih, Warga Simpenan Desak Penertiban Tambang Liar
Rumah Dikepung Massa, Dugaan Pencabulan Oknum Guru Ngaji Gegerkan Warga Simpenan
Kebutuhan Dasar Penyintas Ciptamulya Dipastikan Aman, Fase Darurat Resmi Ditutup
Berangkat Esok, 52 Korban Kebakaran Ciptamulya Diundang KDM ke Lembur Pakuan
Wamenko Tantang Sukabumi Bangun Budaya Pilah Sampah di Setiap Desa
Bukan Toko, Ini Swalayan Pakaian Gratis di Posko Korban Kebakaran Ciptamulya
Nyalip Bersamaan di Cibadak, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Bertabrakan dengan Mikrobus

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Usai Digruduk Warga, Guru Ngaji di Simpenan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencabulan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Sungai Tak Lagi Jernih, Warga Simpenan Desak Penertiban Tambang Liar

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Rumah Dikepung Massa, Dugaan Pencabulan Oknum Guru Ngaji Gegerkan Warga Simpenan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:08 WIB

Kebutuhan Dasar Penyintas Ciptamulya Dipastikan Aman, Fase Darurat Resmi Ditutup

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:33 WIB

Berangkat Esok, 52 Korban Kebakaran Ciptamulya Diundang KDM ke Lembur Pakuan

Berita Terbaru