JURNALSUKABUMI.COM – Ratusan orang bergabung dalam Gerakan Bersih-bersih Pantai untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Jumat (21/06/2024). Kegiatan ini diinisiasi oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi.
Kepala DLH Kabupaten Sukabumi, Prasetyo, menjelaskan bahwa kegiatan ini melibatkan seluruh unsur pentahelix, yaitu pemerintah, masyarakat, akademisi, dunia usaha, dan media. Pembersihan pantai dilakukan sepanjang 2 kilometer, mulai dari Alun-alun Gadobangkong hingga Pantai Muara Citepus.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk ikut serta dalam kegiatan bersih-bersih pantai ini. Pantai ini merupakan destinasi wisata yang menjadi wajah pariwisata Kabupaten Sukabumi, khususnya Palabuhanratu,” ujar Prasetyo usai memimpin apel persiapan kegiatan di Pantai NR Citepus.
Prasetyo menyatakan bahwa kegiatan ini juga merupakan bagian dari persiapan menyambut Healthy Cities Summit (HCS) 2024 yang akan berlangsung pada akhir Juli mendatang. Namun, tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan mengedukasi masyarakat, terutama para pengelola kawasan wisata, tentang pentingnya pengelolaan sampah.
“Saya akan mendatangi satu per satu pengelola kawasan wisata. Mereka tidak hanya harus mengelola wisatanya, tapi juga sampahnya. Jadi tidak hanya mengandalkan DLH. Mereka juga harus bisa mengelola sampah dengan baik. Harus diingat bahwa tidak semua sampah harus dibuang, tapi bisa dikelola,” jelas Prasetyo.
Prasetyo menambahkan bahwa sampah organik seharusnya tidak dibuang karena bisa diolah menjadi magot, kompos, dan produk lainnya yang bermanfaat.
“Kami berharap truk sampah DLH Kabupaten Sukabumi kosong. Artinya, warga masyarakat sudah sadar dan bisa mengelola sampah masing-masing. Saya ingin tidak harus lagi menambah truk sampah dan Tempat Pembuangan Akhir (TPA),” tambahnya.
Kegiatan bersih-bersih pantai ini dibagi menjadi lima tim yang bekerja di lima lokasi berbeda. Tim pertama bertugas membersihkan sampah di Alun-Alun Gadobangkong, tim kedua di Pantai Istana Presiden Citepus, tim ketiga di Pantai Citepus NR, tim keempat di RTH Pantai Citepus, dan tim kelima di Pantai Muara Citepus.
“Jumlah partisipan sekitar 600 orang yang terdiri dari unsur Pemda, instansi lain, serta masyarakat. Kami memulai kegiatan dengan apel di Pantai Citepus NR,” ungkap Prasetyo.
Untuk mendukung kegiatan ini, DLH Kabupaten Sukabumi menyiapkan tiga unit dump truck untuk mengangkut sampah hasil kegiatan. Sebanyak 12 ton sampah berhasil diangkut dari aksi bersih-bersih pantai ini, yang juga dikaitkan dengan persiapan Healthy Cities Summit 2024.
“Total 12 ton sampah kita angkut menggunakan tiga unit dump truck. Semoga kegiatan ini mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mengelola sampah di Palabuhanratu khususnya dan Kabupaten Sukabumi umumnya,” tandas Prasetyo.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan












