Dua Fokus DP3A Kabupaten Sukabumi Awal Tahun 2024, Apa Saja?

Selasa, 27 Februari 2024 - 17:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dalam dua bulan terakhir, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi fokus pada dua program. Yakni, program Peningkatan Peranan Wanita menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS), dan program sekolah ramah anak.

Kepala DP3A Kabupaten Sukabumi, Eki Radiana Rizki mengatakan, penetapan lokasi untuk lomba P2WKSS tingkat Jabar 2024 ini, sudah ditetapkan oleh Bupati Sukabumi di wilayah Desa Cicareuh, Kecamatan Cikidang.

“Dari 381 desa di Kabupaten Sukabumi, hanya satu desa untuk tahun 2024 yang telah mengikuti lomba P2WKSS tingkat Jawa Barat. Yakni, Desa Cicareuh, Kecamatan Cikidang,” kata Eki, Selasa (27/02/2024).

Sebelumnya telah ditentukan dari masing-masing wilayah yang ada di Kabupaten Sukabumi, untuk mengajukan 1 desa untuk mengikuti perlombaan yang sudah menjadi agenda tahunan tingkat Jawa Barat tersebut.

“Setelah diseleksi sesuai dengan persentasi dan potensi hasil daerah, terutama terkait dengan partisipasi masyarakat. Maka, Desa Cicareuh, telah ditunjuk untuk mengikuti lomba P2WKSS tingkat Jawa Barat tahun 2024. Hal ini, berdasarkan kesepakatan bersama dan Pak Bupati Sukabumi,” jelasnya.

Lebih lanjut, pihaknya juga berfokus pada program sekolah ramah anak untuk mencegah kenakalan remaja. Terlebih, kasus tawuran beberapa waktu lalu menghilangkan nyawa korban.

Menurutnya, semua pihak harus dapat bekerjasama dalam menanggulangi persoalan tawuran pelajar. Mulai dari pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi, pihak sekolah maupun orangtua dan masyarakat lainnya.

“Oleh karena itu mari bersama-sama mencegah kejadian ini agar tidak terulang lagi,” ucapnya.

Eki mengatakan, bahwa DP3A Kabupaten Sukabumi kerap sekali melakukan edukasi dan sosialisasi kepada para pelajar dan pihak sekolah soal bahaya kekerasan anak atau pencegahan tawuran pelajar tersebut.

“Namun demikian, karena jumlah sekolah, kemudian murid juga yang begitu banyak sekali, maka kami mohon bantuan dan kerjasama dari semua pihak atau stakeholder lainnya, untuk bersama-sama bisa mencegah dan menghilangkan kegiatan ataupun kejadian tawuran yang sangat merugikan kita semua,” jelasnya.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Tak Hanya Jumat, Program Sedekah Makanan Heri Gunawan di Masjid Besar Ciracap Kini Saban Hari
Sosialisasi Program ATR/BPN, Hergun: Pion Memecah Kemiskinan dan Ketahanan Pangan
Buka Rakercab Pramuka 2026, Bupati Sukabumi Tekankan Peran Sosial Pramuka
Hergun Sosialisasikan Program Strategis ATR/BPN di Cisolok Sukabumi
SMSI Sukabumi Raya Gandeng KPP Pratama, Dorong Kepatuhan Pajak Perusahaan Pers
Rakor Gugus Tugas KLA Kabupaten Sukabumi Dorong Percepatan Capaian Jelang Deadline
Momentum K3 Sedunia, Polres Sukabumi Perkuat Soliditas Jelang May Day
HIPMI BPC Kabupaten Sukabumi Buka Rekrutmen Anggota Baru 2026, Saatnya Pengusaha Muda Naik Level
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 23:50 WIB

Tak Hanya Jumat, Program Sedekah Makanan Heri Gunawan di Masjid Besar Ciracap Kini Saban Hari

Kamis, 30 April 2026 - 15:48 WIB

Sosialisasi Program ATR/BPN, Hergun: Pion Memecah Kemiskinan dan Ketahanan Pangan

Kamis, 30 April 2026 - 15:45 WIB

Buka Rakercab Pramuka 2026, Bupati Sukabumi Tekankan Peran Sosial Pramuka

Rabu, 29 April 2026 - 13:07 WIB

SMSI Sukabumi Raya Gandeng KPP Pratama, Dorong Kepatuhan Pajak Perusahaan Pers

Selasa, 28 April 2026 - 15:45 WIB

Rakor Gugus Tugas KLA Kabupaten Sukabumi Dorong Percepatan Capaian Jelang Deadline

Berita Terbaru

HEADLINE

Maling Motor Siang Bolong, Pria Diamuk Massa di Warungkiara

Kamis, 30 Apr 2026 - 18:35 WIB

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777