Bansos Dampak Covid-19, Kang Uu: Belum Ada Data dari Pemkab Sukabumi

Rabu, 29 April 2020 - 15:26 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum

i

Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum

JURNALSUKABUMI.COM – Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum memastikan belum ada permohonan data penerima bantuan sosial (bansos) terdampak Covid-19 dari Pemkab Sukabumi.

Kepastian itu disampaikan Kang Uu, sapaan akrabnya, saat dimintai keterangan terkait adanya pro-kontra di lapangan, salah satunya penolakan bansos dampak Covid-19 bersumber dari Pemprov Jabar dari sejumlah kades di Sukabumi, Rabu (29/04/2020).  

BACA JUGA: Dualisme Sikap Kades Sukabumi Soal Bantuan Covid-19, Ramai di “Jagat Medsos”

BACA JUGA: Kambing Hitam Amburadulnya Data Penerima Terdampak Covid-19

“Bantuan dari Pemprov Jawa Barat ini penyempurna dari bantuan-bantuan sebelumnya. Namanya penyempurna jangan menjadi sasaran. Apalagi untuk Kabupaten Sukabumi kami belum menerima permohonan penyampaian datanya,” ungkap Kang Uu.

Dengan belum adanya laporan data, sambung Kang Uu, bagaimana mengetahui adanya tumpang tindih data atau tidak tepat sasaran. Maka itu, Kang Uu mengingatkan para kades jangan membuat statmen-statmen di medsos yang membingungkan masyarakat.

“Mungkin saja para kadesnya menolak, sementara masyarakatnya mau menerima bantuan dari Pemprov. Dan ingat, bantuan ini tidak diberikan untuk semua warga Jabar, tapi yang terdata oleh sistem,” paparnya.

Kang Uu juga meminta kerja sama masyarakat ihwal pendataan. Masyarakat yang sudah menerima program lain, seperti PKH, BPNT, paket sembako, atau program lainnya agar mengaku jujur. “Bagi yang berhak dan belum mendapatkan nanti kan ada verifikasi dan validasi (verval) kembali. Sehingga, bantuan dari Pemprov ini benar-benar tepat sasaran karena datanya berdasarkan dari tingkat bawah,” bebernya.

Diberitakan, dualisme kelompok kades atas dukungan dan penolakan bantuan covid-19 dari Provinsi Jawa Barat di Kabupaten Sukabumi menyeruak. Sejumlah kepala desa melakukan aksi dukungan dan penolakan melalui video yang kini sudah meramaikan jagat maya.

Reporter: Hendi/Herwanto
Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks
Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug
Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak
Jalur Air Warga Ditutup Urugan, Kekhawatiran Banjir Mengintai Kampung Mariuk Simpenan 
Soal Lahan Parkir Pasar Palabuhanratu Bergolak, Ini Sikap Masing-masing Pihak!
Usai Angin Kencang Terjang Cicurug, Bupati Asep Japar Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Heri Gunawan Sebut Doktrin ‘Polisi Bersama Masyarakat’ Kunci Transformasi Polri Dukung Asta Cita Prabowo
Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Jalur Air Warga Ditutup Urugan, Kekhawatiran Banjir Mengintai Kampung Mariuk Simpenan 

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:54 WIB

Soal Lahan Parkir Pasar Palabuhanratu Bergolak, Ini Sikap Masing-masing Pihak!

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Usai Angin Kencang Terjang Cicurug, Bupati Asep Japar Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Berita Terbaru