Upaya Penurunan Indeks Rawan Pemilu, Bawaslu Lakukan Mitigasi dan Identifikasi

Jumat, 2 Februari 2024 - 13:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Koordinator Divisi Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Jabar, Nuryamah, menegaskan bahwa Indeks Tingkat Kerawanan Pemilu di Jawa Barat, yang menempatkannya pada posisi ke-4 se-Indonesia. Dalam indeks ini, melibatkan empat indikator utama, yakni sosial politik, penyelenggaraan pemilu, kontestasi, dan partisipasi.

“Bicara Bawaslu, kita sudah meluncurkan Indeks Kerawanan ini dan Jawa Barat masuk ke posisi ke-4 tertinggi se-Indonesia. Namun, ada empat indikator yang kita tidak spesifikkan hanya pada TPS, melainkan mencakup sosial politik, penyelenggaraan pemilu, terkait banyak politik, trending pelanggaran terkait Pasal 270, kontestasi, dan partisipasi,” jelas Nuryamah, Jumat (02/02/2024).

Dari empat segmen tersebut, Jawa Barat menempati posisi ke-4 dalam tingkat rawan pemilu di Indonesia. Nuryamah berharap, dengan peluncuran Indeks Kerawanan, langkah-langkah pencegahan telah diambil, dan diharapkan menurunkan risiko ke tingkat yang lebih rendah di Pemilu 2024.

“Dengan peluncuran indeks kerawanan ini, kita sudah melakukan mitigasi dan identifikasi, sehingga keluar sebagai posisi ke-4 rawan di Indonesia. Harapannya, di tahun 2024, tidak lagi masuk dalam 10 besar rawan pemilu, setidaknya mengalami penurunan. Ini karena kita telah melakukan upaya pencegahan,” tambahnya.

Nuryamah menyebutkan bahwa Bawaslu RI telah memberikan arahan mengenai kegiatan pencegahan yang harus dilakukan untuk meminimalisir potensi kerawanan. Di Jawa Barat, sudah dilakukan berbagai kegiatan pencegahan sebanyak 1.112 kegiatan, seperti pendidikan, sosialisasi, kerjasama, dan himbauan setiap tahapan pemilu.

“Dengan adanya kegiatan sebanyak itu, diharapkan persoalan yang terjadi, khususnya kerawanan yang sebelumnya terjadi di Jawa Barat, bisa diminimalisir,” tutup Nuryamah.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Sempat Lumpuh Akibat Longsor, Arah Ibu Kota via Tol Bocimi Kembali Dibuka
Hergun Tegaskan Belum Ada Pembahasan Revisi UU Pemilu 
APPMBGI National Summit 2026, DPD Sukabumi: Kolaborasi Menuju Generasi Cerdas dan Sehat
Akses KA Menuju Sukabumi Terganggu, Perjalanan KA Siliwangi Dibatalkan
Arnold Herman Sama, Mahasiswa Nusa Putra University Menang Debut Tinju di Leindel Combat Sport Vol 2
Hergun: Narasi Inkonstitusional Saiful Mujani Ancam Fondasi Demokrasi dan Konstitusi
Hergun Soroti Dilema WFH dan “Rapor Merah” Sengketa Lahan yang Hambat Investasi di Tangerang
GMNI Sukabumi Desak Pemerintah Bongkar Dalang Intelektual Penyiraman Air Keras Aktivis

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:07 WIB

Sempat Lumpuh Akibat Longsor, Arah Ibu Kota via Tol Bocimi Kembali Dibuka

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:06 WIB

Hergun Tegaskan Belum Ada Pembahasan Revisi UU Pemilu 

Minggu, 26 April 2026 - 09:35 WIB

APPMBGI National Summit 2026, DPD Sukabumi: Kolaborasi Menuju Generasi Cerdas dan Sehat

Senin, 20 April 2026 - 08:18 WIB

Akses KA Menuju Sukabumi Terganggu, Perjalanan KA Siliwangi Dibatalkan

Rabu, 15 April 2026 - 10:14 WIB

Arnold Herman Sama, Mahasiswa Nusa Putra University Menang Debut Tinju di Leindel Combat Sport Vol 2

Berita Terbaru

RAGAM

DPPKB: Kampung KB Desa Kalibunder Jadi Pusat Perubahan

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:44 WIB