DAMIN, Fenomena Baru Masyarakat Indonesia Menginginkan Perubahan

Rabu, 20 Desember 2023 - 14:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis: Teti Lestari (Calon anggota DPRD Kabupaten Bekasi,
No urut 2 PKS Dapil II Cibitung, Cikarang Barat)

Popularitas pasangan capres dan cawapres Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN) di Indonesia tengah mencapai puncaknya. Mayoritas masyarakat Indonesia seakan-akan terhipnotis keduanya dan mengalami fenomena baru: Demam Amin (DAMIN).

DAMIN, muncul karena mayoritas masyarakat Indonesia menginginkan perubahan kebijakan dalam aspek ekonomi yang merata, perubahan dalam lapangan pekerjaan dan perubahan dalam hal kebijakan harga bahan pokok tidak mahal.

Masyarakat juga menginginkan perubahan dari segi bantuan sosial, pendidikan, pengentasan kemiskinan, kesejahteraan, penegakan hukum, turunnya harga BBM, kesehatan, infrastruktur, upah, hingga pemberantasan korupsi.

Fenomena DAMIN ini sangat mempengaruhi gaya hidup anak muda, termasuk kaum buruh, ulama dan petani di Indonesia. Sejak beberapa bulan terakhir, logo bertulisan AMIN menyebar di kaos,  aksesoris (hiasan) dan produk-produk jajanan pasar yang bisa didapatkan melalui lapak online.

Meroketnya elektabilitas AMIN, terutama pasca debat pertama Capres, Selasa 13 Desember 2023 lalu.

Pascadebat capres tersebut, elektabilitas pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) di sejumlah poling media online nasional terpantau meningkat.

Pemaparan Anies yang sangat lugas dan faktual dalam menyampaikan berbagai persoalan pemerintahan, HAM, penegakan hukum hingga pemberantasan korupsi termasuk polemik IKN menginvasi masyarakat untuk memilih Anies.

Anies tak hanya mengangkat berbagai masalah, tapi juga menawarkan berbagai ide solusi yang akan menjadi program strategis Anies ketika terpilih jadi presiden.

Kumparan.com mencatat elektabilitas pasangan Anies-Muhaimin pasca debat pertama capres mencapai 65,52%, Prabowo 18,51%, dan Ganjar 15,96%.

Lalu, hasil polling Kompas menunjukkan Anies unggul 37,9% dalam debat perdana. Ia lebih baik dari Ganjar Pranowo yang hanya menarik perhatian masyarakat sebanyak 22,6%, dan Prabowo Subianto 21,8%. Sebanyak 17,7% menyatakan tidak tahu.

Kemudian, polling Tempo.co yang diikuti 7.000 responden menunjukkan Anies menguasai panggung debat dengan skor 69%, diikuti Ganjar 23%, dan Prabowo hanya mengantongi 6%.

Bagaimana dengan anda, sudahkah terkena Demam AMIN (DAMIN)?. (*).

Berita Terkait

Hari Lahir Pancasila Jadi Momentum Penguatan Semangat Membangun, Ini Pesan Ketua PWI Sukabumi
Dari Game ke Empati: Pengaruh Pembatasan Bermain Game Online terhadap Kecerdasan Emosional Anak
Pesta Babi, Animal Farm, dan Cermin Masa Depan Bangsa
Pelemahan Rupiah dan Mendesaknya Penetapan RUU Migas
Kemudahan yang Menjerat: Krisis Pengelolaan Keuangan di Era Pinjaman Cepat
Menjemput Berkah di Tengah Badai Geopolitik: Jihad Ekonomi, Budaya, dan Spiritual Kabupaten Sukabumi
Perkuat Basis Pemuda, Golkar Sukabumi Konsolidasi “Karya Siaga Gatra Praja” di Sukabumi
Di Balik Senyum Siswa Sukabumi: Rasa Syukur atas Kehadiran Heri Gunawan

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 11:52 WIB

Hari Lahir Pancasila Jadi Momentum Penguatan Semangat Membangun, Ini Pesan Ketua PWI Sukabumi

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:39 WIB

Dari Game ke Empati: Pengaruh Pembatasan Bermain Game Online terhadap Kecerdasan Emosional Anak

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:55 WIB

Pesta Babi, Animal Farm, dan Cermin Masa Depan Bangsa

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:57 WIB

Pelemahan Rupiah dan Mendesaknya Penetapan RUU Migas

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:17 WIB

Kemudahan yang Menjerat: Krisis Pengelolaan Keuangan di Era Pinjaman Cepat

Berita Terbaru