JURNALSUKABUMI.COM –
Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Warudoyong, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi tahun 2023, masih memprioritaskan bidang pembangunan fisik ketimbang pemberdayaan.
Demikian disampaikan Kabid infrastruktur dan Kewilayahan pada Bappeda, Frendy Yuwono, Senin (4/12/2023).
Program ini masih menitikberatkan pada bidang fisik ketimbang pemberdayaan dengan komposisi 80 persen fisik dan 20 persen pemberdayaan,” kata dia
Alasan lebih memprioritaskan bidang fisik lanjut dia, karena bidang pemberdayaan telah tersosialisasi dengan baik kepada masyarakat di lima kelurahan lain termasuk di Kecamatan Warudoyong.
Dia berharap, apa yang dilaksanakan pada Musrenbang kali ini, keinginan pada setiap ke-RT-an dan ke-RW-an, bisa terakomodir sesuai prioritas yang ada di kecamatan, termasuk yang ada di Kota Sukabumi.
“Alhamdulilah, kemarin sudah ada bantuan septic tank komunal ada di kelurahan Nyomplong, Kelurahan Sukakarya, termasuk nanti dilaksanakan di Kelurahan Warudoyong. Mudah-mudahan kita bisa menyelesaikan masalah kekumuhan di wilayah,” ujarnya.
Dia juga menuturkan, secara kebetulan posisi Kecamatan Warudoyong berada di perbatasan pusat kota. Dimana pihaknya akan berupaya mengentaskan septic tank komunal agar tidak membuang ke selokan.
Dia juga berterimakasih atas peran media massa yang telah banyak mendukung program pengentasan wilayah kekumuhan di wilayah Kota Sukabumi. Sehingga angka wilayah kumuh semakin menyempit.
Masih kata Sandra, sebelum Musrenbang ini, terlebih dahulu diadakan Pra Musrenbang bahkan sempat diadakan rembuk warga.
“Dalam rembuk warga ada sekitar 100 usulan yang masuk. Dari jumlah tersebut, akan disaring berdasarkan prioritas . Ada isu strategis seperti pembagunan tol, pemilukada,” tandasnya.
Masih kata dia, pada Musrenbang ini, diprioritaskan pada perbaikan jalan gang, selokan, pembangunan Posyandu, dan septic tank. Bidang pertanian dan peternakan tidak begitu menonjol di wilayah ini.
Peternakan dan pertanian tidak ada. Kami masih kesulitan lahan untuk septic tank komunal karena belum ada hibah. Tahun lalu bidang fisik masih prioritas. Pemberdayaan masih seputar pelatihan, posyandu, kepemudaan, UMKM,” jelasnya.
Redaktur: Usep Mulyana












