JURNALSUKABUMI.COM – Memutus rantai penyakit dan melakukan vaksinasi terhadap hewan adalah salah satu upaya Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi dalam mengantisipasi penyebaran penyakit kepada hewan ternak.
“Ada istilahnya mencegah lebih baik daripada mengobati. Dalam rangka menanggulangi penyebaran penyakit, salah satunya mencegah lalulintas, kemudian kita juga melakukan vaksinasi hewan-hewan ternak,” ujar Medik Veteriner Dinas Peternakan UPTD Peternakan dan Puskeswan Wilayah III Cicurug, drh. Kodrat Zulfikar Bandoro. Selasa (12/9/2023).
Ia mengatakan untuk mekanisme yang berjalan saat ini dari dinas langsung datang kepada peternak maupun kelompok-kelompok tani atau tengkulak-tengkulak yang keluar masuk.
Kemudian memberikan pembinaan melalui penyuluhan tentang pencegahan penyakit hewan melalui vaksinasi. Selain itu, jika memang hewan tersebut memiliki resiko penyakit berbahaya yang ditunjukan dengan gejala penyakit maka pihaknya akan melalukan isolasi agar tidak menyebar.
Kemudian setelah dan kembali sehat, tim keswan akan memberikan vaksin. Sampai saat ini ada dua penyakit yang mewabah dengan penyebaran yang cepat terhadap hewan ternak yakni Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan Lumpy Skin Disease (LSD) dua jenis penyakit ini penyebarannya cepat.
Kendala dalam penanganan terkait antisipasi penyakit pada hewan ternak adalah lalulintas. Dari internal sejauh ini aman tidak ada kendala, wilayah Sukabumi yang sangat luas juga sebagian lokasi peternak itu masuk lagi ke jalan-jalan kecil atau gang sehingga terkadang sulit untuk dijangkau. “Tapi sejauh ini kita selalu berusaha semaksimal mungkin,” tandasnya.
Reporter: Sri Rahayu | Redaktur: AA Rohman












