JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Sukabumi memberikan tips agar terhindar dari penularan Virus Rabies yang bisa menyebabkan kematian pada manusia.
Medik Veteriner Dinas Peternakan UPTD Peternakan dan Puskeswan Wilayah III Cicurug, drh. Kodrat Zulfikar Bandoro mengatakan meskipun di wilayah III Disnak Kabupaten Sukabumi seperti Bojonggenteng, kemarin ada di Warungkiara, dan Cikembar belum ditemukan adanya warga yang positif tertular rabies.
Akan tetapi pihaknya mencatat sejauh ini sudah ada beberapa kasus gigitan hewan penyebar rabies kepada manusia, tetapi tidak sampai positif karena langsung mendaopatkan tindakan medis.
Adapun tips pertolongan pertama untuk mencegah penularan rabies yang dapat dilakukan setelah mendapatkan gigitan atau cakaran dari hewan yang dicurigai terjangkit rabies, diantaranya mencuci bekas luka gigitan atau cakaran sampai bersih menggunakan air hangat yang mengalir, serta tekan area bekas luka untuk membantu membersihkan kuman.
Setelah bersih, gunakan antiseptik pada luka menggunakan kain atau perban, Segera periksakan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan, dalam hal ini puskesmas untuk dilakukan penanganan Vaksin Anti Rabies (VAR).
Lebih lanjut, Kodrat mengatakan jangan menutupi atau tidak terus terang ketika digigit, karena rabies ini tidak bisa disembuhkan sehingga harus dilakukan segera penanganan pencegahan tidak boleh dibiarkan.
Paling dikhawatirkan yang digigit tapi tidak berterus terang dan saat ada gejala baru memberi tahu. Sebaiknya begitu digigit harus langsung dilakukan penanganan.
“Rabies tidak bisa disembuhkan, hanya bisa untuk menurunkan gejala, sehingga pencegahan yang kita lakukan adalah divaksin untuk menghambat perjalanan virusnya melalui saraf,” katanya.
Reporter: Sri Rahayu | Redaktur: AA Rohman












