Entah Apa Motif Buruh Bangunan Nekat Akhiri Hidupnya di Kebun Pisang

Kamis, 31 Agustus 2023 - 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM–  Entah apa yang menjadi penyebab seorang buruh bangunan nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di pohon Kanyere yang berada area perkebunan pisangmilik warga di Kampung Pasir Eurih RT 02/06 Desa Balaikambang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Kamis (31/08/2023).

Informasi dihimpun, korban yang diduga gantung diri ditemukan sekitar pukul 07.00 WIB oleh seorang siswa SD yang hendak berangkat ke sekolah yang terkejut melihat adanya manusia tergantung di pohon. Bocah itu pun kemudian melaporkan ke ketua RT setempat.

“Awalnya ada seorang siswa SD yang memberitahu kepada saya bahwa ada orang yang menggantung, karena tidak percaya sata datang langsung melihat, ternyata benar dan korban masih utuh menggunakan kaos abu-abu dan celana bahan berwarna coklat berjenis kelamin laki-laki,”kata seorang warga sekitar Deden Irwan kepada Jurnalsukabumi.com.

Dirinya tidak mengenalinya, namun ada warga yang mengenalinya bahwa korban ternyata memiliki saudara di kampung ini dan informasinya korban sudah yang datang sejak Rabu, (30/08).

Kejadian adanya orang yang gantung diri ini merupakan yang pertama kalinya sehingga warga yang mendekar ada yang gantung diri langsung berdatangan ke lokasi untuk melihatnya.

Sementara itu Kapolsek Nagrak Iptu Teguh Putra Hidayat mengatakan korban sudah di evakuasi ke rumah saudaranya yang tidak jauh dari lokasi kejadian.

Selanjutnya jasad pria itu sedang dalam pemeriksaan medis, untuk kepentingan penyelidikan pihaknya.

Reporter: Ifan | Redaktur: AA Rohman

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Berita Terbaru