JURNALSUKABUMI.COM – Polsek Kebonpedes Resor Sukabumi Kota terus melakukan pencarian pelaku seorang pemuda berinisial DH 39 tahun (sebelumnya ditulis 22 tahun) yang melakukan penganiayaan dengan senjata tajam kepada dua orang korban tetangganya sendiri.
Satu di antaranya, korban Bah Emik (80) seorang lansia dan Bah Asep (53). Akibat peristiwa berdarah yang terjadi pada Jumat (28/07/2023) lalu itu, kedua korban mendapat luka sabetan sajam cukup parah hingga dirawat intensif di RSUD R Syamsudin SH.
Sebelumnya, kejadian penganiayaan di Kampung Tanah Putih, RT. 04/ 05, Desa Sasagaran, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi itu menggemparkan warga sekitar, karena pelaku kabur sambil membawa senjata tajam jenis golok.
Dalam masa pencarian pelaku tersebut, pengakuan beberapa warga yang melihat beredar di postingan media sosial. Menanggapi hal tersebut, Kepolisian Sektor Kebonpedes Resor Sukabumi Kota pun mengimbau agar warga segera melaporkan dan tidak menduga-duga, guna tidak menimbulkan keresahan.
“Kami juga melakukan koordinasi dengan pihak polres untuk mencari keberadaan pelaku. Ini kan banyak simpang siur konten atau postingan di media sosial terkait keberadaan pelaku, saya kira kami mengimbau agar masyarakat lebih bijak dalam penggunaan media sosial ini supaya tidak memposting informasi yang belum tentu kebenarannya atau kurang tepat,” ujar Kapolsek Kebonpedes, Iptu Tommy Ganhany Jaya Sakti, Rabu (02/08/2023).
Saat ini pihak kepolisian masih terus mencari pelaku dibantu warga sekitar. Tommy berujar, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan jajaran kepolisian di perbatasan wilayah seperti Gegerbitung dan Nyalindung.
“Kalau ada informasi terkait keberadaan pelaku secara benar dapat disampaikan kepada Bhabinkamtibmas setempat yang berada di wilayah itu, sehingga dapat menyampaikan kepada kami. Sehingga kami dapat melakukan tindakan atau upaya hukum,” jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, kejadian tersebut bermula dari adanya informasi dari warga setempat, bahwa ada dua orang di kampung tersebut di bacok.
“Kemudian dibawa ke Puskesmas Baros oleh warga. Ini kami dapat informasi dari Kapolsek Baros. Dikarenakan, lukanya cukup serius akhirnya kedua korban di bawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R Syamsudin Kota Sukabumi,” kata Tommy.
Setelah itu, ia bersama sejumlah anggotanya dan Babinsa Desa Sasagaran langsung meninjau ke lokasi kejadian. Setiba di lokasi, ia bersama warga langsung melakukan pencarian hingga ke daerah perbukitan dan menyusuri sungai Cimandiri.
“Laporan tadi warga kami juga belum melakukan pengecekan karena korban dari Puskesmas Baros harus dirujuk ke RSUD R Syamsudin SH didampingi anggota dari Polsek Baros sebanyak 2 orang,” jelasnya.
“Korbannya ada dua orang. Korban mengalami luka leher (Bah Emik), kemudian luka pada bagian kepala, tangan dan paha lutut (Bah Asep),” sambung dia.
Berdasarkan pemeriksaan sementara, dalam kesehariannya pelaku ini dianggap pendiam dan hidup seperti biasanya di tengah-tengah masyarakat.
“Terduga itu, belum menikah. Keterangan sementara pelaku hidup biasa saja, bahkan tadi salah satu warga yang merupakan teman kerjanya, ia itu cenderung pendiam. Jadi, pelaku ini tidak melakukan hal-hal yang sifatnya menonjol,” terang dia.
Saat ini pihak kepolisian bersama warga sekitar masih menyusuri lokasi yang dilalui pelaku saat melarikan diri.
Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan












