CV Rimba Jaya Abadi Bantah Pembangunan Lapang Cijagung Mangkrak, Ini Faktanya!

Senin, 24 Juli 2023 - 08:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pemilik CV. Rimba Jaya Abadi, Mochamad Reza Taojiri, menolak jika proses pembangunan lapang Cijagung di Desa Gede Pangrango, Kecamatan Kadudampit, yang dituduhkan oleh segelintir orang dikatakan mangkrak. Keberatan itu disampaikan Reza, Senin (24/7/23).

“Bagaimana bisa dikatakan mangkrak, deadline pekerjaan itu kan bulan Agustus, faktanya sekarang masih di Bulan Juli. Itu berarti ada miskomunikasi dan sedikit cipta kondisi menurut saya,” kata Reza.

Fakta lainnya kata Reza, aksi massa yang sempat viral di media itu, terjadi sebelum tanggal 23 Juli. Sedangkan komitmen untuk menurunkan alat berat ke lokasi kita putuskan pada hari Minggu tanggal 23 Juli.

“Kami sudah menandatangani perjanjian hitam di atas putih pada tanggal 23 Juli lalu. Tapi kenapa pada muncul aksi justru pada hari dan tanggal sebelumnya. Itu artinya, saya menduga ada maksud terselubung dibalik aksi itu,” tegasnya.

Dia menambahkan, tertundanya pekerjaan itu, semata-mata alasan non teknis yaitu tingginya intensitas hujan yang cukup tinggi. Sehingga untuk sementara pekerjaan mengalami penundaan.

“Catat, pekerjaan bukan mangkrak, tapi terkendala cuaca ekstrem. Jika cuaca mendukung, 7 hingga 10 hari ke depan, Insya Allah, pekerjaan kelar,” tandasnya.

Setelah pekerjaan pengurukan selesai, akan dilanjutkan dengan pembangunan fasilitas olahraga seperti lapang sepak bola, bola voli dan jogging track.

Reza juga mengucapkan banyak terimakasih kepada Forkopincam yang mendukung kegiatan pembagunan lapang Cijagung. Menurutnya, tanpa adanya partisipasi dan kontribusi dari semua pihak, semuanya akan sulit terwujud.

“Saya ucapkan terimakasih kepada Pak Kapolsek, Pak Danramil, rengrengan Pemdes Gede Pangrango, teman-teman Karang Taruna dan seluruh warga masyarakat setempat yang telah mendukung kami,” ujarnya.

Ditemui di tempat yang sama,
Bendahara Karang Taruna Desa Gede Pangrango Herdy Hergya, menyatakan, bahwa pihak  pengembang telah menyanggupi akan menurunkan alat berat pada 23 Juli.

“Karang Taruna sendiri mengikuti hasil rapat sebelum demo, waktu itu hasil rapat itu menegaskan, bahwa dari pihak pengembang siap tanggal 23, makanya kita dari pihak karang taruna standby nunggu tanggal 23, sayangnya sebelum tanggal 23 ada aksi itu,” ungkapnya.

Menurutnya aksi itu bukan muncul dari ide atau inisiatif masyarakat. Karena jika  seandainya aksi itu muncul dari masyarakat mungkin berbagai elemen masyarakat akan tumpah ruah datang ke lokasi.

“Hanya aksi segelintir golongan, ada salah satu dari KOK juga. Kalau seandainya dari organisasinya sendiri mungkin dia akan menurunkan beberapa orang. Ada Ormas, wartawan dan mahasiswa,” terangnya.

Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Musda MUI Sukabumi 2026, Wabup: Momentum Konsolidasi dan Evaluasi Kemaslahatan Umat
Tak Sekadar Naik Tingkat, Atlet Tarung Derajat Sukabumi Digembleng Bidik Porda Jabar
Jembatan Garuda Suci di Cikembar Diresmikan, Ini Pesan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih! 
DLH Sukabumi Ungkap Pola Pengelolaan Sampah yang Benar, Pengangkutan Minimal Seminggu Sekali
DLH Sukabumi Bongkar Dugaan Pengelolaan Sampah Ilegal di Palabuhanratu
Kadiskominfosan: SMSI Sukabumi Raya Diharapkan Jadi Motor Penggerak Media Siber Profesional
Jelang Musda MUI 2026, Diaga Muda Indonesia Sukabumi Raya Serukan Ukhuwah Islamiyah
BPBD Sukabumi Siapkan Mahasiswa IPB Jadi Perpanjangan Tangan Edukasi Kebencanaan di Sekolah

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:28 WIB

Musda MUI Sukabumi 2026, Wabup: Momentum Konsolidasi dan Evaluasi Kemaslahatan Umat

Senin, 20 Juli 2026 - 15:56 WIB

Tak Sekadar Naik Tingkat, Atlet Tarung Derajat Sukabumi Digembleng Bidik Porda Jabar

Senin, 20 Juli 2026 - 15:47 WIB

Jembatan Garuda Suci di Cikembar Diresmikan, Ini Pesan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih! 

Senin, 20 Juli 2026 - 12:05 WIB

DLH Sukabumi Ungkap Pola Pengelolaan Sampah yang Benar, Pengangkutan Minimal Seminggu Sekali

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:11 WIB

DLH Sukabumi Bongkar Dugaan Pengelolaan Sampah Ilegal di Palabuhanratu

Berita Terbaru